Share

Imbas Stok Semakin Sedikit, Dinkes Jawa Barat Relokasi Vaksin Meningitis Haji untuk Jamaah Umrah

Agung Bakti Sarasa, Jurnalis · Kamis 06 Oktober 2022 18:11 WIB
$detail['images_title']
Vaksinasi, (Foto: Dok/Dinkes Jabar)

STOK vaksin penyakit meningitis yang dimiliki Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat semakin menipis. Demi memenuhi kebetuhan para jamaah, akhirnya Dinkes Jabar diketahui mengalihkan target sasaran vaksin meningitis.

Ya, Dinkes Jabar merelokasi stok vaksin meningitis yang ada, yang awalnya diperuntukkan untuk jemaah haji untuk diberikan kepada jemaah umrah.

Strategi ini dilakukan, sebagai imbas semakin semakin menipisnya stok vaksin meningitis, yang mengakibatkan para jemaah umrah Jawa Barat kesulitan mendapatkan vaksin meningitis. Padahal, vaksin meningitis merupakan salah satu syarat perjalanan umrah.

"Di Jawa Barat jumlah vaksin meningitis sedang sangat menipis. Masyarakat memang kesulitan mendapatkan vaksin meningitis di KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan),” kata Kepala Dinkes Jabar, Nina Susana Dewi, Kamis (6/10/2022).

Nina menambahkan, semakin sedikitnya stok yang tersedia ini dikarenakan peningkatan jumlah jamaah umrah namun tidak dibarengi bersama produksi vaksin meningitis selama pandemi Covid-19.

“Pengurangan kuota jemaah 2022, yang menyebabkan meningkatnya jumlah masyarakat yang akan umrah dan tidak adanya produksi vaksin meningitis selama pandemi. Selain itu, imbas dari penundaan waktu ibadah haji selama 2,5 tahun,” tambahnya.

Namun meski demikian, pihak Dinkes Jabar memastikan bahwa pengalihan ini hanya untuk sementara waktu. Dinkes Jabar menjanjikan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pihak produsen vaksin, PT Biofarma untuk memastikan produksi dan distribusi vaksin meningitis batch berikutnya.

Mendorong produksi vaksin meningitis bisa dilakukan lebih cepat, Dinkes Jabar sudah melapor ke pihak pusat, dengan bersurat ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI untuk realokasi vaksin meningitis jemaaah haji reguler di Kabupaten/Kota untuk digunakan oleh jemaah umrah.

"Hal ini dilakukan, selama menunggu vaksin meningitis yang distribusinya bakal mulai normal di Minggu kedua Oktober (2022)," tutur Nina.

 BACA JUGA:Laju Vaksinasi Meningkat, Sebabkan Stok Vaksin di Daerah Menipis

BACA JUGA:Ikuti Hong Kong, Singapura Juga Tarik Mi Sedaap dari Peredaran

1
2