Share

Tanda Kena Heartburn, Gejala GERD, Salah Satunya Mulut Pahit

Destriana Indria Pamungkas, Jurnalis · Kamis 06 Oktober 2022 11:10 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto: Uchigo Medicine)

HEARTBURN atau yang juga dikenal dengan nyeri ulu hati merupakan sebuah sensasi rasa sakit yang muncul di belakang tulang dada. Sensasi yang dirasakan biasanya perih dan panas seperti terbakar.

Heartburn sebenarnya merupakan sebuah kondisi yang umum terjadi jika terjadi sesekali. Jika, sensasi tersebut muncul berulang hingga menganggu aktivitas sehari-hari, Anda harus membutuhkan penanganan yang serius.

Sakit Perut

Untuk mengenal lebih jauh mengenai heartburn, berikut gejala, penyebab, faktor resiko, dan pengobatannya.

Heartburn biasanya ditandai dengan rasa tidak nyaman di dada dan juga rasa pahit serta asam pada mulut. Biasanya gejala heartburn akan menjadi lebih parah setelah makan atau berbaring.

Penyebab utama dari heartburn adalah otot yang berbentuk cincin atau sfingter tidak bsia menutup dengan normal. Otot berbentuk cincin tersebut merupakan katup yang ada di antara kerongkongan dan lambung. Dimana seharusnya cincin otot berkontraksi ketika makanan masuk dari kerongkongan ke lambung.

Ketika otot tersebut melemah, maka makanan yang telah tercampur bersama asam lambung akan kembali ke kerongkongan. Asam lambung yang naik inilah yang bisa menyebabkan dinding kerongkongan teriritasi dan muncul rasa nyeri atau terbakar pada dada.

Adapun beberapa faktor yang bisa meningkatkan resiko seseorang terkena heartburn, seperti:

-Makan terlalu banyak sehingga melebihi kapasitas lambung.

-Lambung yang mengalami tekanan, biasanya terjadi pada pengidap -obesitas, sembelit, atua ibu hamil.

-Terlalu banyak mengkonsumsi makanan pedas.

-Konsumsi kafein, buah sitrus, alkohol.

-Berbaring setelah makan.

-Mengkonsumsi obat-obatan tertentu, seperti ibuprofen.

-Merokok.

-Stres dan kurang tidur.

Heartburn yang terjadi sesekali bisa dicegah dengan beberapa cara berikut ini;

-Menghindari makanan dan minuman yang bisa menimbulkan heartburn, seperti alkohol, air berkarbonasi, kafein, tembakau, dan gorengan.

-Mengkonsumsi seduhan jahe.

-Hindari ngemil di malam hari atau 4 jam sebelum tidur.

-Menjaga berat badan.

-Jangan makan berlebihan. Sebaiknya makan dalam porsi kecil namun sering agar tidak ada penumpukan makanan pada lambung.

Jika heartburn terlalu sering muncul dan mengganggu aktivitas sehari-hari, kondisi tersebut bisa dianggap sebagai tanda  GERD atau penyakit asam lambung. Apabila demikian, segera hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Demikian pembahasan lengkap mengenai heartburn.

(RIN)

1
3