Share

Jari Bengkak bak Sosis Raja Charles III Curi Perhatian, Pakar Kesehatan: Bisa Jadi Tanda Penyakit

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 05 Oktober 2022 17:15 WIB
$detail['images_title']
Raja Charles III, (Foto: Instagram @theroyalfamily)

TAMPILAN jari-jari tangan Raja Charles III yang membengkak, bahkan kini disebut sebagai ‘sausage fingers’ alias jari seperti potongan daging sosis semakin mencuri perhatian publik.

Jari-jari tangan Raja Charles III yang membengkak kala itu menarik perhatian publik, saat Charles hadir di acara pada pemakaman sang ayah, Pangeran Philip, pada bulan April 2021. Media kala itu menyebut, pria berusia 73 tahun tersebut menderita edema, atau retensi cairan.

Edema sendiri, disebutkan sebagai kondisi umum yang mayoritas mempengaruhi orang-orang berusia di atas 65 tahun karena kemampuan tubuh untuk mengontrol cairan sudah terbatas. Namun, kondisi ini biasanya tidak berbahaya.

Namun apakah jari-jari bengkak Raja Charles III itu hanyalah edema semata? Dr. Maxim Horwitz, konsultan ahli bedah tangan dan pergelangan tangan ortopedi di Chelsea and Westminster Hospital, Inggris menyebut memang ia tak bisa mutlak mendiagnosa sakitnya sang Raja tanpa pemeriksaan dan mengetahui riwayat kesehatan Charles.

 

(Foto: New York Post)

Meski demikian, secara umum Maxim mengungkapkan memang tampilan tangan seseorang bisa jadi sinyal penting kondisi kesehatan orang tersebut.

“Dalam pelatihan kedokteran klasik mahasiswa selalu diajarkan untuk melihat tangan, yang mungkin tidak banyak terjadi lagi karena kita bisa melakukan scan dan tes darah. Tapi tangan bisa mengkonfirmasi berbagai penyakit sistemik,” kata Dr.Maxim.

Pertama bisa terlihat dari segi warna, warna kulit tangan termasuk jari yang pucat maka bisa jadi pertanda anemia. Sedangkan warna kuning bisa jadi pertanda mengidap penyakit kuning.

 Tidak hanya itu, bisa juga menjadi tanda dari Sindrom Raynaud, yang menyebabkan kejang pada pembuluh darah kecil di jari tangan dan kaki yang membatasi aliran darah. Muncul dalam urutan warna pertama putih, sedikit biru, lalu menjadi merah. Ini adalah kondisi umum, tetapi biasanya tidak menyebabkan masalah yang parah, kecuali jika itu merupakan tanda rheumatoid arthritis atau lupus.

“Banyak orang yang sensitif terhadap dingin dan jari-jari kita akan berubah warna karena cuaca. Benar, Sindrom Raynaud memang tidak umum, tetapi juga tidak jarang.,” kata Dr. Horwitz

Selanjutnya, pembengkakan jari-jari atau tangan seperti yang dialami Raja Charles III, disebut kemungkinan bisa karena adanya asam urat. Jika ditambah rasa kaku, bisa juga karena diabetes.

Banyak kondisi reumatologis, seperti lupus, rheumatoid arthritis, dan scleroderma yamng semuanya disebabkan oleh sistem kekebalan yang menyerang tubuh, ditandai dengan tampilan tangan.

“Tanda-tandanya adalah berbagai tingkat pembengkakan dan kekakuan, pembengkokan sendi dan nyeri pada persendian dan kehilangan kekuatan,” tandas Dr. Horwitz. Demikian sebagaimana dikutip dari Perthnow, Rabu (5/10/2022). 

1
3