Share

Vaksinasi Covid-19 Berpeluang akan Rutin Setahun Sekali?

Wiwie Heriyani, Jurnalis · Rabu 05 Oktober 2022 18:20 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi vaksinasi (Foto: Freepik)

SITUASI pandemi Covid-19 di Indonesia dan negara-negara lain, yang menunjukkan adanya tren positif secara signifikan selama beberapa waktu belakangan ini. Semakin memunculkan optimisme, bahwa pandemi memang sudah di depan mata.

Kondisi ini membuat publik bertanya-tanya, apakah vaksin Covid-19 masih diperlukan? Jawabannya, seperti diungkap Prof. dr. Asri C. Adisasmita, Ketua Departemen Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), menegaskan vaksinasi tetap menjadi indikator untuk kasus Covid-19.

“Vaksinasi menjadi suatu indikator dari suatu negara untuk Covid-19 ini,” papar Prof. Asri, dalam Talkshow bertajuk ‘Akhir Pandemi Didepan Mata, Kita Harus Bagaimana’, secara daring, Rabu, (5/10/2022).

“Apa sudah siap hidup (berdampingan) dengan si virus ini, kalau vaksinasi di Indonesia cakupannyta sudah lengkap, mendekati 100 persen atau sudah 95 persen, mungkin kalau kita lihat dari penyakit-penyakit yang bisa dikendalikan dengan imunisasi itu cakupannya sudah 95 persen. Jadi bisa diatasi,” lanjutnya.

(Foto: tangkapan layar)

Terkait wacana kemungkinan kebutuhan vaksin Covid-19 bisa menjadi vaksin rutin tahunan layaknya vaksin influenza biasa. Prof Asri mengatakan, untuk hal ini masih terus dikaji oleh para ahli.

“Covid-19 ini mungkin juga demikian coveragenya, dan mungkin juga seperti vaksinasi flu kalau di negara-negara dengan 4 musim, yang setiap tahun melakukan vaksinasi. Biasanya dekat musim semi, mulai dilakukan vaksinasi untuk flu,” terangnya.

Sebagai pakar kesehatan, Prof. Asri menilai tidak tertutup kemungkinan di Indonesia frekuensi vaksin Covid-19 bisa sama seperti vaksin influenza selama virus penyebabnya masih terus ada.

“Jadi mungkin untuk kita di Indonesia, kalau misalnya memang Covid-19 ini masih terus di kita (manusia). Mungkin perlu dipikirkan, apakah jadi booster atau tiap tahun itu ada vaksinasi. Nah itu mungkin perlu penyesuaian dari para ahli ya,” tutupnya.

 BACA JUGA:WNA Juga Bisa Dapat Status Vaksin di PeduliLindungi Loh

BACA JUGA:Vaksin Covid-19 Produksi Indonesia Akhirnya Rilis, Begini Kualitasnya!

1
2