Share

Kenali Gejala Malaria, Jangan Anggap Remeh Bisa Merenggut Nyawa

Cita Zenitha, Jurnalis · Rabu 05 Oktober 2022 15:18 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Malaria (Foto: Boldsky)

MALARIA merupakan infeksi parasit pada manusia yang ditularkan oleh nyamuk melalui gigitannya. Penderita malaria akan merasakan demam begitu tinggi, flu disertai rasa menggigil. Penyakit malaria menjadi salah satu penyakit paling mematikan.

Malaria

Malaria ditularkan oleh nyamuk malaria (Anopheles) yang yang terinfeksi parasit. Ada lima jenis parasit malaria yang dapat menginfeksi manusia yaitu plasmodium falciparum, P. ovale, P. malariae, P. knowlesi dan P. vivax. Penyakit ini banyak terjadi didaerah beriklim tropis dan subtropis.

Parasit masuk kedalam tubuh melalui gigitan nyamuk. Kemudian parasit akan berjalan menuju liver dan menyerang sel darah merah. Parasit akan berkembang biak didalam tubuh inangnya dan mulailah muncul gejala malaria.

Berdasarkan World Health Organization malaria menjangkiti sekitar 241 juta orang dan menyebabkan 627 ribu orang meninggal dunia pada tahun 2020. Afrika menjadi negara dengan kasus malaria tertinggi di dunia. Wabah malaria terparah pernah menyerang Indonesia pada tahun 1950 membuat pemerintah harus mengambil langkah cepat.

Setelah parasit sampai ke peredaran darah dan berkembang biak maka akan timbul gejala sebagai berikut:

Setelah 10-15 hari terinfeksi parasit tubuh akan merasa menggigil kedinginan. Setelahnya akan disertai dengan  demam tinggi, berkeringat, sakit kepala, muntah, nafas berat, mudah lelah dan detak jantung berpacu dengan cepat. Parasit malaria bisa langsung menginfeksi tubuh manusia dan beberapa diantaranya bisa hidup sampai bertahun-tahun hingga memunculkan gejala.

Malaria disebabkan oleh parasit plasmodium yang menyebar ke aliran darah merah manusia melalui gigikan nyamuk anopheles. Parasit yang masuk kedalam tubuh akan menyerang hati lalu masuk kepembulu darah.

Seseorang yang mengunjungi wilayah dengan tingkat malaria tinggi seperti Kepulauan Pasifik, Amerika Tengah, Amerika Selatan, Asia Selatan dan Sub-Sahara Afrika rentan digigit nyamuk malaria.  Faktor resiko akan semakin besar pada anak-anak, wanita hamil dan mneyusui, orang tua, daya tahan tubuh rendah dan wisatawan yang datang kedarah dengan tingkat malaria tinggi.

Demikian informasi mengenai malaria. Semoga membantu dan terimakasih.

(RIN)

1
2