Share

Jaga Imunitas Saat Musim Hujan, IDI: Makan Higienis dan Cukup Istirahat

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Rabu 05 Oktober 2022 13:55 WIB
$detail['images_title']
Musim hujan (Foto: Pakistan today)

KETUA Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Dr Adib Khumaidi, SpOT mengingatkan masyarakat tetap menjaga daya tahan tubuh termasuk di musim penghujan. Apalagi saat ini masih dalam situasi pandemi.

"Kesehatan, daya tahan tubuh yang penting. Yang jelas kita harus bergaya hidup sehat," kata dia.

Dokter Adib menyebutkan, upaya menjaga daya tahan tubuh ini antara lain makan di tempat yang bersih, menjaga makanan tetap higienis, tubuh cukup istirahat, serta menjaga kebersihan tangan dengan rutin mencuci tangan.

 makan higienis

Khusus untuk asupan makanan, dia menyarankan orang-orang harus memperbanyak konsumsi sayuran dan buah serta mencukupi kebutuhan makanan bergizi. Menurut Dokter Adib, suplemen dapat menjadi pilihan bagi orang-orang, jika diperlukan.

Selain itu, orang-orang sebaiknya menghindari berlama-lama terkena hujan dan melindungi tubuh semisal dengan jas hujan dan jaket. Ini terutama bagi mereka yang banyak beraktivitas di luar ruangan seperti pengemudi ojek dan lainnya.

Dokter Adib juga mengingatkan orang-orang menjaga kebersihan lingkungan sekitar misalnya memastikan tak ada genangan air di selokan-selokan dan genangan air di lokasi lainnya.

 BACA JUGA:Tips Dokter Tingkatkan Imunitas Tubuh, Sering Olahraga dan Gembira!

"Penumpukan sampah dan air tergenang harus kita hindari. Got-got yang ada di lingkungan kita harus bersih. Kalau ada air yang tergenang atau tersumbat di saluran itu akan menjadi tempat nyamuk atau penyebaran penyakit," kata dia.

Dia menambahkan, musim penghujan memudahkan munculnya penyakit seperti demam berdarah, tipes, penyakit gastrointestinal yang meliputi mulut, faring (tenggorokan), kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, rektum, dan anus seperti diare dan ISPA.

Dikutip dari Antara, pakar pencegahan penyakit infeksi di India, dr Sweta Shah mengingatkan munculnya leptospirosis yang lebih sering terjadi di musim hujan.

"Ini karena sejumlah besar orang bersentuhan dengan air yang terkontaminasi dan tergenang, terutama selama dan setelah banjir. Ini juga digambarkan sebagai penyakit yang berhubungan dengan musim hujan," kata dia seperti disiarkan Indian Express.

1
2