Share

Benarkah Es Teh Menghambat Penyerapan Zat Besi?

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Selasa 04 Oktober 2022 11:53 WIB
$detail['images_title']
Es teh kekinian terlalu manis (Foto: Shutterstock)

BEBERAPA waktu lalu sempat heboh es teh kekinian yang sangat manis, jika dikonsumsi terus-menerus dikhawatirkan bisa menaikkan berat badan akibat gulanya yang tinggi. Namun ternyata ada risiko lain mengintai jika kebanyakan minum es teh.

Ahli Gizi dr. Yohan Samudra mengungkapkan, jika bahaya minum es teh bisa menyebabkan anemia.

 es teh kekinian

Namun, apa benar es teh menghambat penyerapan zat besi?

Ya, es teh mengandung fitat dan tanin yang dapat menghambat penyerapan zat besi. Menurut datanya, sebanyak 32% anak hingga orang dewasa terkena anemia di Indonesia.

Padahal zat besi, disampaikan dr Yohan sangat dibutuhkan oleh otak dalam tumbuh kembangnya.

"Teh juga mengandung fitat dan tanin yang dapat menghambat penyerapan zat besi dan menyebabkan anemia. Bahkan hasil data Riskesdas menunjukkan 32% remaja dan dewasa muda di Indonesia mengalami anemia," ujar Ahli Gizi Primaya Hospital Tangerang, dr. Yohan Samudra.

Bukan hanya kopi yang berkafein, ternyata teh juga mengandung kafein. "Tentunya ini tidak disarankan untuk anak-anak," ujar dr Yohan.

 BACA JUGA: Kebanyakan Minum Es Teh Kekinian Terlalu Manis Berbahaya, Waspadai Efek Diabetes ke Ginjal!

Hal ini berdasarkan American Academy of Pediatrics (AAP), yang tidak menganjurkan pemberian kafein kepada anak. "Menurut AAP anak usia <12 th tidak disarankan diberikan minuman apapun yang mengandung kafein," jelasnya.

Di sisi lain, Ahli Kesehatan Profesor Zubairi Djoerban pun mengatakan jika mengonsumsi gula secara berlebihan bisa menimbulkan berbagai penyakit. Kadar gula darah yang tinggi akan diubah oleh tubuh menjadi lemak, sehingga dapat menyebabkan obesitas.

"Dari kondisi obesitas tersebut, risiko terkena kanker, gangguan jantung, dan otak akan lebih besar," ungkap Prof Zubairi di akun Twitter pribadinya.

1
2