Share

Emboli Paru: Pengertian Umum, Gejala, Penyebab, Faktor Risiko, dan Pencegahan

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Selasa 04 Oktober 2022 06:25 WIB
$detail['images_title']
Emboli Paru (Foto: Shutterstock)

EMBOLI paru adalah penyumbatan di arteri pulmonalis, yang memasok darah ke paru-paru. Penyakit satu ini termasuk salah satu penyakit kardiovaskular paling umum di Amerika Serikat.

Penyumbatan yang ada umumnya berupa gumpalan darah, mencegah oksigen mencapai jaringan paru-paru. Ini berarti dapat mengancam jiwa.

Paru-Paru

Jika tak teratasi dengan baik, dapat membahayakan nyawa. Lantas, apa pengertian emboli paru? Bagaimana gejala, penyebab, faktor resiko, dan pencegahannya? Untuk memahaminya, simak rangkuman okezone, berikut ini.

Melansir dari Mayo Clinic, Emboli paru adalah penyumbatan di salah satu arteri pulmonalis di paru-paru. Kebanyakan kasus, Kondisi ini disebabkan oleh gumpalan darah yang mengalir ke paru-paru dari vena dalam di kaki atau, dari vena di bagian tubuh lain (deep vein thrombosis).

Lantaran gumpalan menghalangi aliran darah ke paru-paru, emboli paru bisa mengancam jiwa. Akan tetapi, upaya perawatan segera sangat mengurangi risiko kematian. Seperti mencegah pembekuan darah di kaki akan membantu melindungi dari emboli paru

Melansir dari Medical News Today, berikut ini gejala emboli paru. Nyeri dada, nyeri tajam, menusuk yang mungkin menjadi lebih buruk saat menarik napas

Dalam banyak kasus, beberapa gumpalan terlibat dalam emboli paru. Bagian paru-paru yang dilayani oleh arteri yang tersumbat akan kehilangan darah dan bisa mati atau disebut sebagai infark paru.

Terkadang, penyumbatan di pembuluh darah disebabkan oleh zat selain gumpalan darah, seperti lemak dari sumsum tulang panjang yang patah maupun gelembung udara.

Risiko terkena lebih tinggi jika salah satu anggota keluarga pernah mengalami pembekuan darah vena atau emboli paru di masa lalu.

Adapun faktor risiko dari minuman ini sebagai berikut.

-Penyakit Jantung

-Kanker

-Operasi

-Gangguan yang mempengaruhi pembekuan

-Penyakit virus corona 2019 (COVID-19)

-Istirahat yang cukup

-Perjalanan jauh

-Merokok

-Obesitas

-Hamil

Pencegahan pembekuan di vena dalam di kaki (deep vein thrombosis) akan membantu mencegah emboli paru. Oleh sebab itu, sebagian besar rumah sakit agresif mengambil tindakan untuk mencegah pembekuan darah, termasuk:

-Konsumsi pengencer darah (antikoagulan)

-Aktivitas fisik secara teratur

Demikian pemahaman terkait Emboli Paru yang perlu dipahami dan dicegah. Sebisa mungkin menjagaaliran darah agar tidak terkena penyakit satu ini.

(RIN)

1
3