Share

Kenali 4 Penyebab Mr. P yang Bengkok dan Tidak Normal, Bisa Dipicu Kegemukan

Destriana Indria Pamungkas, Jurnalis · Senin 03 Oktober 2022 14:28 WIB
$detail['images_title']
Mr P Bengkok (Foto: Shutterstock)

KENALI 4 penyebab Mr P yang bengkok dan tidak normal. Salah satu permasalahan seksual yang kerap muncul di kalangan pria adalah penis yang membengkok ketika ereksi.

Sebuah fakta menunjukan jika beberapa pria memiliki penis yang bengkok. Bengkoknya penis bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Akan menjadi hal yang normal dan tidak berbahaya jika penis yang bengkok tidak terasa sakit.

Mr P

Berikut 4 penyebab Mr P yang bengkok dan tidak normal dirangkum dari berbagai sumber:

1. Penis yang cedera

Penyebab selanjutnya adalah penis yang pernah mengalami cedera. Cedera yang terjadi biasanya disertai dengan rasa sakit, sensasi seolah penis terlepas, disfungsi ereksi, dan muncul lebam pada bagian penis.

Meski cedera bisa sembuh, namun pada beberapa kondisi akan menyisakan jaringan parut atau plak yang bisa menyebabkan kebengkokan.

2. Kegemukan

Perut buncit atau kelebihan berat badan akibat obesitas bisa membuat penis tampak mengecil, padahal sebenarnya ukuran penis Anda tidak mengalami perubahan sama sekali.

Hal ini karena sebagian batang penis tertutup oleh lemak perut. Pada pria yang sangat gemuk, lemak perut bahkan bisa menutupi hampir seluruh batang penis sehingga yang bisa dilihat dari atas hanyalah ujung kepala penisnya saja.

3. Efek samping operasi prostat

Hampir 70 persen pria ukuran penisnya mengecil setelah pulih dari operasi pengangkatan kelenjar prostat. Prosedur ini dalam istilah medis disebut dengan protatektomi radikal.

Para ahli tidak mengetahui pasti apa penyebab penis mengecil setelah protatektomi. Namun, kontraksi otot abnormal yang terjadi di selangkangan diyakini bisa mengakibatkan batang penis terdorong masuk ke dalam sehingga membuat penis tampak mengecil.

Biasanya penis akan mengecil sekitar 2-7 sentimeter setelah operasi prostat. Meski begitu kondisi ini akan berbeda-beda pada setiap pria. Pasalnya, beberapa pria tidak mengalami penyusutan ukuran sama sekali setelah melakukan operasi prostat. Ada pula pria yang mengalami pemendekan hanya sedikit dan yang lain bisa lebih pendek dari ukuran penis rata-rata.

4.Penyakit Peyronie

Penyakit Peyronie adalah kondisi penis bengkok abnormal akibat pembentukan plak yang menumpuk dan mengeras menjadi jaringan parut di sepanjang batang penis (sering kali muncul di sisi atas). Penebalan jaringan parut ini lama-lama akan membuat penis melengkung dan membengkok. Hal inilah yang membuat penis tampak mengecil.

Penis bengkok sebenarnya adalah kondisi umum, tapi jika diakibatkan oleh Peyronie sudut kelengkungannya sangat tajam dan tampak tidak wajar. Penis bengkok karena Peyronie juga disertai rasa sakit atau bahkan ketidakmampuan berhubungan intim.

Demikian informasi mengenai 4 Penyebab Mr. P yang Bengkok dan Tidak Normal. Semoga bermanfaat.

 (RIN)

1
3