Share

Pria Wajib Tahu! Ini 4 Mitos yang Sering Dianggap Penyebab Kanker Prostat

Putra Syah Norens, Jurnalis · Senin 03 Oktober 2022 07:00 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto: Freepik)

KANKER prostat masih jadi salah satu momok terbesar bagi kaum pria. Sayangnya, masih banyak informasi beredar yang keliru terkait kanker prostat. 

Salah satunya tentang hal-hal apa saja yang menjadi penyebab kanker prostat. Banyak hal yang diyakini masyarakat awam, sebagai penyebab dari kanker prostat. Beberapa kesalahpahaman yang membuat sebagian orang berasumsi bahwa stiuasi-situasi tertentu bisa menyebabkan kanker prostat.

Apa saja mitosnya? Sebagaimana dijelaskan ahli urologi, Holy, dari Men's Health Clinic di Kingston, London Selatan, yuk simak ulasan tentang empat mitos penyebab kanker prostat yang perlu diketahui faktanya, Dikutip dari The Sun, Senin (3/10/2022).

1. Hanya pria usia tua yang terkena kanker prostat: Ini keliru karena, yang sebenarnya risiko terkena kanker prostat akan meningkat saat pria bahkan baru menginjak usia 50 tahun, yang mana belum digolongkan sebagai lanjut usia. “Ini adalah usia yang disarankan agar pria mulai berpikir tentang risiko kanker prostat,” kata Holy.

 BACA JUGA:Bukan Mitos, Turunkan Berat Badan dengan Instan Bisa Picu Serangan Jantung

BACA JUGA:Mandi Malam Bikin Rentan Rematik, Cuma Mitos atau Fakta?

Follow Berita Okezone di Google News

2. Tak ada gejala, sama dengan aman: Faktanya di lapangan, Holy mengungkapkan banyak pria dengan penyakit kanker prostat yang tidak memiliki gejala, terutama jika masih berada pada stadium awal. Holy menyebutkan, beberapa gejala biasanya hanya muncul begitu ada tekanan pada uretra, yaitu tabung yang menghubungkan kandung kemih. sehingga dia menyarankan bila terjadi sesuatu terhadap perubahan yang terasa di saluran kemih anda, langsung segera konsultasi ke dokter. Jadi, bukan berarti tidak ada gejala artinya pria tersebut masih aman.

3. Sering buang air kecil di malam hari: Keinginan buang air kecil yang tiba-tiba atau meningkat di malam hari sering kali dikaitkan dengan penyakit kanker prostat. Meski pun begitu, gejala kanker prostat bisa sangat mirip dengan yang dialami dari perubahan pada prostat. Holy menjelaskan bila seseorang merasa adanya perubahan keinginan untuk buang air kecil malam hari bisa menjadi indikasi pembesaran prostat yang umum terjadi seiring bertambahnya usia pria dan biasanya tidak perlu dikhawatirkan. Namun, agar diagnosanya pasti, disarankan untuk tetap segera konsultasi ke dokter ahli.

4. Kadar PSA tinggi sama dengan kanker prostat: Tes PSA (prostate specific antigen) dilakukan untuk mengukur tingkat antigen spesifik prostat dalam darah, Namun bila seseorang terindikasi memiliki hasil PSA yang tinggi, hal tersebut tidak berarti orang itu telah menderita kanker prostat. “Tingkat PSA yang tinggi tidak berarti Anda menderita kanker prostat. Ini hanya bisa menunjukkan peradangan prostat,” kata Holy. PSA sendiri merupakan protein yang dihasilkan prostat dan bekerja sebagai pengencer cairan semen agar sperma mudah bergerak

1
2