Share

Kemenkes Minta Masyarakat Tak Rewel Soal Vaksin Booster, Menkes Budi: Tidak Perlu Terlalu Memilih Jenisnya

Kevi Laras, Jurnalis · Jum'at 30 September 2022 11:43 WIB
$detail['images_title']
Vaksin Covid-19, (Foto: Freepik)

CAPAIAN vaksinasi booster Covid-19 yang masih rendah sampai saat ini, terus jadi perhatian Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin.

Ia menegaskan agar masyarakat tidak perlu memilah-milah vaksin. Selama vaksin sudah beredar digunakan untuk program vaksinasi booster, itu artinya vaksin tersebut sudah lolos uji keamanan dan khasiatnya oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan, Badan POM RI.

"Masyarakat agar tidak perlu terlalu memilih jenis vaksin booster. Semua jenis vaksin yang sudah direkomendasi BPOM bisa dipakai," jelas Menkes Budi dalam keterangan yang diterima MNC Portal baru-baru ini.

Dalam kesempatan yang sama, Menkes Budi juga menyampaikan bahwasanya sejauh ini stok vaksin Covid-19 yang dimiliki Indonesia masih dalam batas aman.

"Stok vaksin di daerah masih ada 2,5 jutaan, di pusat masih ada 2,5 jutaan," imbuhnya.

Sebelumnya, merujuk pada laporan yang diterima PB IDI belum lama ini, disebutkan terjadi kelangkaan stok vaksin di beberapa daerah. Padahal, animo masyarakat untuk mau mendapatkan vaksinasi booster masih tinggi.

Ketua umum PB IDI, Dr. Adib Khumaidi, SpOT berharap Kementerian Kesehatan sebagai pihak pemerintah pusat bisa menjaga keamanan stok vaksin secara merata.

“Saya rasa ini pernah kami sampaikan juga kepada Kementerian Kesehatan dan ini segera akan ditindaklanjuti, karena penting pada saat respon masyarakat masih tinggi terhadap vaksinasi Booster. Tolong ketersediaannya bisa terjamin, harus ada vaksin yang terdistribusi," ujar Dr. Adib Khumaidi, SpOT kala ditemui dalam acara di Kantor PB IDI, Jakarta Pusat awal pekan ini.

 BACA JUGA:Kemenkes Sebut Penduduk Kota Lebih Banyak Kena Penyakit Jantung

BACA JUGA:Hari Jantung Sedunia, Kemenkes: 2,7 Persen Pegawai Pemerintah Idap Penyakit Jantung

1
2