Share

Kenali Demam Tifoid, Bisa Bikin Komplikasi

Cita Zenitha, Jurnalis · Jum'at 30 September 2022 09:16 WIB
$detail['images_title']
Demam Tifoid(Foto: Medical News Today)

DEMAM tifoid biasa dikenal dengan tipes merupakan keadaan dimana tubuh terinfeksi bakteri salmonella typhi. Bakteri ini menyebar melalui makanan atau minuman yang terjangkit salah satu bakteri salmonella.

Infeksi bakteri menyebar dengan cepat ke seluruh tubuh dan menyebabkan komplikasi serius. Demam tifoid sebenarnya berbeda dengan penyakit tifus. Demam tifoid disebabkan oleh salmonella typhi, tetapi tifus adalah infeksi yang disebabkan oleh Rickettsia dan Orientiae.

Demam

Penderita demam tifoid dapat menularkan penyakit melalui cairan tubuh seperti urin dan feses. Ini juga dapat menyebar melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi dari penderita demam tifoid. Tanpa pengobatan khusus, demam tifoid dapat menyebabkan komplikasi yang fatal.

Demam tifoid tidak terjadi langsung begitu, gejala demam tifoid terjadi secara berkala setelah seseorang terinfeksi bakteri. Berikut adalah gejala awal demam tifoid ketika menjangkit tubuh:

-Sakit kepala hingga demam demam yang terus meningkat hingga 40 C

-Mudah lelah, sering berkeringat dan nyeri otot

-Kehilangan nafsu makan

-Perut terlihat seperti buncit

-Batuk kering tak kunjung usai

-Terdapat ruam kecil-kecil pada kulit

-Sering mengigau dan tidur dengan mata setengah tertutup

Demam tifoid disebabkan oleh infeksi penyebaran bakteri salmonella typhi. Penderita demam tifoid dapat menularkan penyakit ini kepada orang lain melalui kotorannya. Untuk itu penting untuk menjaga kebersihan sanitasi, sebab bakteri ini berkembang pada toilet yang digunakan oleh penderita demam tifoid.

Penderita demam tifoid yang tidak mencuci tangan dengan benar juga bisa menyebabkan bakteri tersebut melalui makanan dan minuman. Negara dengan sanitasi buruk rawan terjangkit demam tifoid.

Demam tifoid banyak terjadi pada negara-negara seperti India, Asia Tenggara, Amerika dan Asia Tenggara. Meski tidak menimbulkan gejala seperti orang dewasa, anak-anak sangat rentang terkena demam tifoid. Orang yang bekerja, bepergian ke daerah rawan demam tifoid atau berinteraksi dengan penderita rentan  terkena demam tifoid.

Berikut pencegahan terhadap demam tifoid:

-Buat sanitasi yang baik

-Rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir

-Mencuci tangan sebelum menyiapkan makanan dan ketika hendak menyantap makanan

-Baiknya untuk tidak meminum air yang tidak diolah dengan benar

-Cuci makanan seperti buah dan sayur sebelum diolah

-Vaksin ketika hendak bepergian ke daerah rawan demam tifoid.

(RIN)

1
3