Share

Kemenkes Sebut Penduduk Kota Lebih Banyak Kena Penyakit Jantung

Kevi Laras, Jurnalis · Kamis 29 September 2022 12:44 WIB
$detail['images_title']
masyarakat kota, (Foto: Freepik)

PENYAKIT jantung masih jadi momok bagi banyak orang, termasuk masyarakat Indonesia. Penyakit jantung bahkan diketahui masih jadi penyebab utama angka kematian di Indonesia.

Menurut data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, penyakit jantung lebih banyak dialami oleh penduduk di kota dibandingkan dengan orang yang bermukim di desa. Fakta ini diungkap Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kemenkes RI. 

“Kebanyakan penderita penyakit jantung ini lebih banyak di perkotaan,di kota 1,6 sedangkan di pedesaan yang hanya 1,3 persen,” ujar Dr Eva Susanti, S.Kp., M.Kes dalam acara Siaran Jantung Sehat untuk Semua di Radio Kesehatan, dikutip Kamis (29/9/2022).

“Mungkin (di perkotaan) dengan intensitas yang lebih tinggi,” lanjutnya.

Sementara jika dilihat berdasarkan kategori jenis profesi, penyakit jantung juga banyak menyerang para pegawai pemerintahan. Mulai dari TNI, Polri, PNS, BUMN dan BUMD.

"Sedangkan jika dilihat dari kerjaan, ya memang ironisnya ini justru terjadi kepada pemerintah. TNI Polri PNS ya BUMN BUMD ya dengan prevalensi itu sekitar 2,7 persen," tandasnya singkat.

 BACA JUGA:3 Tips Cegah Anak Lahir dengan Penyakit Jantung Bawaan, Calon Orang Tua Wajib Tahu!

BACA JUGA:Hari Jantung Sedunia, Kemenkes: 2,7 Persen Pegawai Pemerintah Idap Penyakit Jantung

(rpa)