Share

Bukan Mitos, Turunkan Berat Badan dengan Instan Bisa Picu Serangan Jantung

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 29 September 2022 07:00 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi serangan jantung, (Foto: Freepik)

MEMILIKI berat badan ideal yang pas, memang memperbaiki kondisi kesehatan tubuh. Masalah kesehatan, yang erat kaitannya dengan berat badan berlebihan seperti tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol tinggi, bahkan penyakit jantung bisa terkendali jika berat badan ideal sudah dicapai.

Dalam mencapai berat badan ideal, tak dipungkiri banyak orang yang tak sabar dengan prosesnya yang bertahap. Sehingga memilih menurunkan berat badan dalam waktu instan.

Namun tahukah Anda, menurunkan berat badan dengan cepat ternyata tidak berdampak baik bagi kesehatan jantung. Turun berat badan secara cepat dapat memperburuk fungsi jantung, yang pada akhirnya memicu timbulnya masalah detak jantung dan bahkan bisa sampai serangan jantung.

"Penurunan fungsi jantung secara tiba-tiba dapat menyebabkan masalah detak jantung atau aritmia, kadang-kadang menyebabkan kolaps mendadak dan bahkan serangan jantung," ungkap dr. Sanjeev Gera, direktur & HOD, Cardiology, Fortis Hospital Noida, dikutip dari Hindustan Times, Kamis (29/9/2022).

Maka dari itu, sangat disarankan untuk menurunkan berat badan secara sehat dan bertahap dengan baik agar tak menganggu fungsi vital jantung. Tak hanya sehat, tapi juga berkelanjutan dan sesuai arahan ahli untuk mendapatkan manfaatnya.

Lebih lanjut, para ahli telah mewanti-wanti bahwa menurunkan berat badan secara instan dapat merugikan kesehatan jantung. Diet rendah kalori misalnya, itu dapat memengaruhi fungsi jantung yang pada akhirnya bisa menyebabkan serangan jantung.

"Ini juga dapat menyebabkan tekanan darah rendah karena dehidrasi dan kehilangan elektrolit tubuh, yang selanjutnya mengganggu fungsi organ. Malnutrisi yang tiba-tiba juga dapat memengaruhi kesehatan jantung secara keseluruhan," tambah dr. Sanjeev

Menjadi catatan, menurunkan berat badan memang tak bisa dilakukan secara instan dalam waktu singkat. Jika tidak mau menimbulkan masalah kesehatan lainnya sebagai efek domino.

"Tidak hanya jantung, tapi Anda juga rentan dehidrasi, alami tekanan darah rendah, ketidakseimbangan elektrolit yang selanjutnya dapat menyebabkan aritmia, meningkatkan gagal jantung, bahkan serangan jantung mendadak pada beberapa orang,” jelas dr.Aditya Kumar Singh, seorang konsultan senior Bedah Jantung Dewasa di RS QRG Marengo, Faridabad.

 BACA JUGA:Keramas Setiap Hari Bisa Merusak Rambut, Mitos atau Fakta?

BACA JUGA:Mandi Malam Bikin Rentan Rematik, Cuma Mitos atau Fakta?

1
2