Share

Mengandung Pestisida, Pusat Keamanan Pangan Hong Kong Tarik Mi Sedaap dari Peredaran

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 28 September 2022 15:46 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi mi instan, (Foto: Freepik)

CFS diketahui telah menghubungi pihak yang bersangkutan tentang temuan tersebut, dan sudah menginstruksikan agar segera menghentikan penjualan dan menariknya dari pasar. Berdasar laporan CFS, penarikan produk sudah mulai dilakukan.

Dalam laporan yang sama, dijelaskan bahwa The International Agency for Research on Cancer mengklasifikasikan etilen oksida sebagai karsinogen Grup 1. Lebih lanjut, mengacu pada Pesticide Residues in Food Regulation (Cap 132CM), makanan yang mengandung residu mungkin hanya boleh dijual jika makanan tersebut tidak berbahaya atau merugikan kesehatan.

"Pelanggar bisa dikenakan denda maksimum USD 50000 atau sekitar Rp763 juta dan penjara selama 6 bulan setelah terbukti bersalah," terang laporan CFS.

Imbas dari kejadian ini, CFS akan memperketat perdagangan dan akan terus menindaklanjuti temuan tersebut, serta mengambil tindakan sesuai hasil investgasi yang sedang berlangsung.

 BACA JUGA:Saus dan Kecap Indonesia Ditarik Badan Pangan Singapura karena Kandungan Sulfur Dioksida dan Asam Benzoat, Apa Bahaya Keduanya?

BACA JUGA:Saus dan Kecap ABC Ditarik Badan Pangan Singapura, Kenapa?

Follow Berita Okezone di Google News

(rpa)