Share

Apa Benar Berendam Air Dingin Bisa Kurangi Lemak?

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Senin 26 September 2022 14:19 WIB
$detail['images_title']
Berendam air dingin (Foto: Freepik)

MENURUT International Journal of Circumpolar Health baru-baru ini mengeluarkan ulasan terbaru mengenai manfaat berendam di air dingin untuk mengurangi jumlah lemak tubuh tidak sehat.

Dalam ulasan tersebut juga disebutkan bahwa paparan air dingin juga dapat menurunkan risiko diabetes. Pasalnya, berendam air dingin dipercaya bisa meningkatkan jumlah hormon yang disebut ‘adiponektin’ yang dihasilkan oleh jaringan adiposa.

 berendam di air dingin

Adiponektin memainkan peran penting dalam mencegah resistensi insulin, suatu keadaan di mana otot, lemak, dan hati menjadi kurang responsif terhadap insulin.

Sang penulis jurnal sekaligus profesor di UIT - Universitas Arktik Norwegia, Dr. James Mercer mengatakan, bahwa terdapat beberapa manfaat dari paparan air dingin bagi kesehatan, diantaranya :

- Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

- Meningkatkan sirkulasi

- Meningkatkan libido

- Membakar kalori

- Mengurangi stres

- Menghilangkan depresi

- Melancarkan metabolisme

- Meningkatkan kesehatan jantung

- Mengurangi rasa sakit dan peradangan

“Pengamatan kami menunjukkan bahwa ada semakin banyak bukti dari manfaat ini, terutama mengenai potensi efek kesehatan pada sistem kekebalan, efek profilaksis potensial pada sistem kardiovaskular, profilaksis terhadap resistensi insulin, dan peningkatan sensitivitas insulin dan kesehatan mental,” kata Mercer, dikutip dari Healthline.

Namun, dia mencatat bahwa dampak memberikan gairah alami yang tinggi, meningkatkan libido, dan mengurangi depresi tampaknya belum bisa sepenuhnya benar karena belum didukung oleh bukti.

Penelitian tentang manfaat berendam air dingin

Ahli fisiologi olahraga, kesehatan wanita, kesehatan jantung, dan termoregulasi di University of Oregon serta anggota American Physiological Society, Dr Chris Minson, mencatat bahwa beberapa bukti kuat yang diungkapkan oleh penelitian tersebut menunjukkan bahwa paparan air dingin tampaknya membantu dalam pengaturan gula darah.

 BACA JUGA:Sama-Sama Bikin Langsing, Ini Beda Operasi Bariatrik dan Sedot Lemak!

“Ini melalui perbaikan cara kerja insulin di tubuh kita, dan itu memiliki potensi nyata untuk membantu terkait risiko diabetes, dan dengan demikian juga dapat meningkatkan kesehatan kardiovaskular,” kata Minson.

Minson juga mencatat, bahwa paparan berulang terhadap air dingin memang terbukti mengurangi jumlah lemak tubuh yang tidak sehat.

Mengenai bagaimana ini bisa terjadi, Minson menjelaskan bahwa paparan air dingin menciptakan stres pada fisiologi kita dengan cara yang sama seperti olahraga.

“Jika stres ini berulang dari waktu ke waktu, dan kita dapat pulih dan beradaptasi dengan stres, fisiologi kita akan lebih tangguh, dan kita mungkin memiliki tingkat peradangan latar belakang yang lebih rendah (yang terjadi saat kita tidak banyak bergerak, makan buruk, atau memiliki kelebihan lemak tubuh),” paparnya.

1
2