Share

Darah Rendah: Pengertian Umum, Gejala, Penyebab, Faktor Risiko, dan Pencegahan

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Senin 26 September 2022 11:27 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

DARAH rendah adalah kondisi yang umum dirasakan sebagian orang terutama ibu hamil. Tak jarang orang yang memiliki kondisi ini mengalami pingsan atau pusing yang disebabkan oleh otak tidak menerima darah dalam jumlah cukup.

Darah Rendah

Lantas, apa pengertian darah rendah? Bagaimana gejala, penyebab, faktor resiko, dan pencegahannya? Untuk memahaminya, simak rangkuman okezone, berikut ini.

Melansir dari Cleveland clinic, darah rendah atau hipotensi adalah suatu kondisi ketika tekanan darah jauh lebih rendah dari yang diharapkan 90/60 milimeter air raksa (mm Hg). Keadaan ini dapat terjadi baik sebagai suatu kondisi sendiri atau sebagai gejala dari berbagai kondisi.

Melansir dari Healthline, darah rendah tidak selalu menimbulkan gejala. Namun terkadang tekanan darah rendah sebagai pertanda berarti organ vital tidak menerima aliran darah sebanyak yang dibutuhkan.

Jika ini terjadi, penderita mungkin merasa lelah atau tidak enak badan. Gejala darah rendah mungkin termasuk:

-Kelelahan, rasa lelah yang menyeluruh atau kekurangan energi

-Pusing,

-Pingsan

-Mual

-Penglihatan kabur

-Kesulitan konsentrasi

Melansir dari Mayo Clinic, tekanan darah ditentukan oleh jumlah darah yang dipompa jantung dan jumlah resistensi terhadap aliran darah di arteri. The American Heart Association mengkategorikan tekanan darah ideal lebih rendah dari 120/80 mm Hg.

Tekanan darah bervariasi sepanjang hari, tergantung pada:

-Posisi tubuh

-Pernafasan

-Makanan dan minuman

-Obat-obatan

-Kondisi fisik

-Menekankan

Tekanan darah umumnya paling rendah di malam hari dan meningkat tajam saat bangun tidur. Kondisi kesehatan tertentu dan penggunaan obat-obatan dapat menyebabkan tekanan darah rendah.

Untuk mencegah darah rendah sebisa mungkin ubah gaya hidup, perawatan medis, atau kombinasi keduanya. Adapun caranya yakni konsumsi minum air putih yang bertujuan meningkatkan volume darah dan mencegah dehidrasi.

Lalu idur dengan menumpuk 2 hingga 3 bantal agar saat bangun dan berdiri tidak mengalami penurunan tekanan darah secara drastis

Kurangi kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol dan makanan junk food

Demikian pemahaman terkait darah rendah yang perlu dipahami dan dicegah. Sebisa mungkin ubah gaya hidup agar terhindar keadaan ini. (RIN)

1
3