Share

Studi: Pria dengan Mr P Besar Dianggap Lebih Menarik, Setuju?

Putra Syah Norens, Jurnalis · Senin 26 September 2022 23:00 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto: Freepik)

BANYAK cara untuk melihat kepribadian pada seseorang, dari gaya penampilan, cara berbicara, kebiasaan, atau gaya hidup.

Tapi tahukah Anda, kabarnya bahkan ukuran penis alias Mr.P disebut bisa menentukan kepribadian pemiliknya. Hal ini diungkap menurut sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Sexuality & Culture.

Studi tersebut mendapati bahwa pria yang memiliki Mr. P besar dan rambut kemaluan yang dicukur akan terlihat lebih menarik, punya kepribadian ekstrovert, dan terbuka untuk pengalaman baru. Sementara sebaliknya, pria dengan Mr.P berukuran kecil justru dianggap lebih neurotik dan membosankan secara kepribadian, dikutip dari The Sun, Senin (26/9/2022),

Dijelaskan lebih lanjut, studi tersebut dilakukan dengan melihat dari asumsi apa yang orang pikirkan mengenai seseorang melalui sebuah foto yang menunjukan gambar penis mereka. Tim peneliti memberikan foto dari 24 penis yang bervariasi dalam ketebalan, panjang dan jumlah rambut kemaluan. Kemudian menunjuk 106 orang yang sebagian besar adalah perempuan untuk menilai foto tersebut.

Setelah melihat gambar tersebut, setiap peserta kemudian diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan seperti apakah pemiliknya baik hati, ekstrovert, aktif secara seksual dan menarik.

Hasilnya, pria yang mempunyai penis lebih panjang dan lebih tebal dianggap lebih menarik, lebih terbuka, dan umumnya lebih baik. Sedangkan pria dengan rambut kemaluan yang dicukur terlihat lebih berhati-hati daripada laki-laki yang memiliki banyak rambut liar.

Nah, untuk pria dengan penis yang ukurannya lebih pendek dan kecil dianggap sebagai lebih neurotik dan kurang terbuka terhadap pengalaman baru. Sehingga secara keseluruhan, temuan ini menunjukkan bahwa kesan pria dapat dibentuk hanya berdasarkan organ intim mereka.

Para peneliti menyakini bahwa penampilan genital seseorang, bisa berkontribusi pada teori implisit yang dibagikan secara sosial tentang orang, terlepas dari apakah kesan ini mencerminkan kepribadian sebenarnya dari orang yang dinilai.

Menariknya hasil penelitian dari studi tersebut, juga didukung oleh penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa pria pemilik penis yang ukurannya sedikit di atas rata-rata dianggap ideal. Peneliti menemukan bahwa penis dengan ketebalan dan panjang yang lebih besar dianggap sebagai prototipikal.

 BACA JUGA:Ahli Gizi Sebut Alergi Bisa Sembuh, Asal?

BACA JUGA:Es Teh Kekinian Kebanyakan Gula, Kemenkes: Maksimal Konsumsi 4 Sendok Makan per Hari!

1
2