Share

Mandi Malam Bikin Rentan Rematik, Cuma Mitos atau Fakta?

Kiki Oktaliani, Jurnalis · Minggu 25 September 2022 20:37 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi rematik, (Foto: Freepik)

LARANGAN untuk mandi terlalu larut di malam hari, jadi salah satu larangan yang sangat familiar di kalangan masyarakat Indonesia.

Pasalnya, mandi terlalu malam kerap disebut-sebut bisa membuat tubuh jadi rentan alias mudah rematik. Lantas apakah benar, mandi pada malam hari memang akan menyebabkan rematik?

Dikutip dari Mayo Clinic, Minggu (25/9/2022) rematik atau Rheumatoid arthritis adalah gangguan inflamasi kronis yang dapat mempengaruhi lebih dari sekedar sendi di tubuh manusia.

Pada beberapa orang, kondisi ini bisa merusak berbagai sistem tubuh, termasuk kulit, mata, paru-paru, jantung, dan pembuluh darah. Gangguan autoimun, rheumatoid arthritis terjadi ketika sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang jaringan tubuh Anda sendiri.

Jika disebut-sebut mandi terlalu malam otomatis membuat tubuh jadi rematik, disampaikan ahli reumatologi Rumah Sakit Umum H. Adam Malik dan Rumah Sakit Royal Prima, Medan, Dr. Andi Raga Ginting, klaim tersebut seratus persen adalah mitos.

Follow Berita Okezone di Google News

"Tidak ada studi penelitian yang mendukung atau membuktikan hal ini. Mandi malam hari tidak akan menyebabkan penyakit rematik,” tutur Dr. Andi, dikutip dari Factcheck.

Ia menegaskan, rasa sakit atau nyeri di persendian gara-gara mandi di malam hari akan timbul, jika orang tersebut memang sudah mengidap rematik sebelumnya.

“Tapi mandi malam, apalagi menggunakan air dingin, bagi seseorang yang sudah mengidap penyakit rematik atau masalah pada persendian, akan menimbulkan rasa sakit,” tegasnya.

Kombinasi antara suhu yang lebih dingin di malam hari dan air dingin inilah, yang akan menyebabkan kapsul sendi menyusut, menyebabkan tekanan pada sendi dan rasa tidak nyaman,

 BACA JUGA:GERD dan Maag Bisa Picu Kematian Mendadak, Mitos atau Fakta?

BACA JUGA:Penyakit Jantung Bawaan Mutlak dari Orang Tua, Mitos atau Fakta?

1
2