Share

Penyebab Gatal pada Kemaluan Serta Pengobatannya, Perempuan Wajib Peduli

Cita Zenitha, Jurnalis · Sabtu 24 September 2022 20:17 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

PENYEBAB gatal pada kemaluan serta pengobatannya menjadi informasi yang harus diketahui. Pasalnya masih banyak orang yang ternyata belum menemukan pengobatan yang tepat untuk mengatasi hal tersebut.

Gatal pada alat kelamin bisa terjadi pada pria maupun wanita. Gatal biasanya mereka begitu saja, tetapi dalam kondisi tertentu rasa gatal dapat memburuk dan memerlukan perawatan.

Miss V

Gatal yang tidak terkendali bisa menjadi tanda bahwa seseorang memiliki masalah kulit atau kondisi medis tertentu. Penis bisa mengalami iritasi bahkan alergi. Untuk itu, Anda perlu mengetahui penyebab gatal pada alat kelamin agar dapat menemukan cara untuk mengobatinya.

Berikut penyebab gatal pada kemaluan serta pengobatannya:

1. Produk kecantikan yang beraroma

Tidak dipungkiri aroma menjadi salah satu faktor wanita memilih produk kecantikan tertentu. Tapi perlu Anda tahu, aroma yang terkandung dalam produk-produk tertentu justru dapat mengganggu keseimbangan pH sehingga menyebabkan vagina terasa gatal. Wewangian tersebut sering ditemukan dalam sabun yang harum, cairan busa untuk mandi, garam mandi, bedak, deterjen, pelembut kain, kondom, hingga tampon, dan krim atau salep yang dioleskan pada area Miss V.

2. Infeksi jamur

Infeksi ragi atau jamur adalah salah satu penyebab iritasi dan gatal paling umum pada vagina. Ahlo OB-GYN, Christine Sterling, MS mengatakan, salah satu cirinya adalah disertai dengan warna yang kemerahan dan putih. Jika Anda mengalami ini lebih dari tiga kali dalam setahun, maka sebaiknya periksakan ke dokter.

3. Krim cukur

Banyak wanita yang mendambakan bulu kemaluan yang rapi dan sempurna, sehingga melakukan waxing hingga cukur dengan krim tertentu. Namun menurut Dr. Sterling, pemindahan bulu kemaluan dapat menyebabkan abrasi mikro di kulit, yang meningkatkan risiko infeksi kulit dan rambut tumbuh ke dalam.

"Bahkan jika lecet ini tidak sampai terinfeksi, hal itu dapat menyebabkan pelepasan histamin di kulit yang menyebabkan gatal. Saya menganjurkan agar tidak mencukur dan mencabut bulu kemaluan," kata Dr. Sterling.

4.Alergen dan iritasi

Alergen dan iritasi adalah penyebab gatal yang sangat umum. Kulit vulva lebih rentan terhadap iritasi pada sabun, losion, dan pakaian daripada bagian tubuh lainnya. Anda bisa mengatasinya dengan menggunakan sabun dan losion bebas aroma pada vulva atau bagian eksternal organ seks.

5. Kondisi kulit

Kondisi vulva dan vagina Anda juga dapat dipengaruhi oleh kondisi kulit di bagian tubuh lain. Jika Anda memiliki ketombe dan masalah di kulit kepala, maka kemungkinan memiliki masalah di vagina lebih besar. Karena itu, cobalah rawat kulit Anda sebaik mungkin.

-  Berikut ini adalah cara untuk mengatasi gatal pada area kemaluan:

Membersihkan kemaluan menggunakan air bersih dan keringkan menggunakan tisu. Jangan biarkan kemaluan dalam keadaan lembab.

Bagi wanita, hindari pembersih kawanitaan yang mengandung pewangi atau mengandung bahan kimia tertentu. 

Demikianlah informasi mengenai  penyebab gatal pada kemaluan serta pengobatannya.

(RIN)

1
3