Share

Suka Sengaja Tahan Napas agar Perut Rata? Hati-hati Bisa Picu Masalah Pernapasan Loh!

Astri Lawrensia, Jurnalis · Minggu 25 September 2022 07:00 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto: Freepik)

PERUT merupakan bagian tubuh yang sering menjadi tolak ukur kesehatan dan penampilan seseorang. Dilihat dari ukuran lingkar dan rata atau tidaknya perut tersebut.

Perut yang rata, ramping, dan kencang memang jadi impian banyak wanita dan pria, agar tubuh terlihat menarik. Oleh karena itu banyak orang melakukan latihan perut, contohnya sucking stomach atau menahan perut.

Namun, tahukah Anda ternyata menurut medis, kebiasaan atau latihan menghisap dan mengencangkan perut secara terus-menerus bisa berdampak negatif untuk kesehatan loh! Orang yang mengencangkan perut (stomach gripping) dengan menahan perut bisa memicu timbulnya masalah pernapasan dan panggul serta sakit leher dan punggung, dikutip dari New York Post, Minggu (25/9/2022).

Kondisi ini populer dikenal sebagai sebagai sindrom jam pasir atau hourglass syndrome, yang muncul sebagai akibat dari terus-menerus melakukan pengencangan perut. Kebiasaan yang biasanya dilakukan orang untuk membuat diri jadi terlihat lebih kurus.

Para ahli medis memperingatkan, kebiasaan ini sama sekali tidak akan membuat tubuh seperti jam pasi. Melainkan akan memunculkan berbagai komplikasi kesehatan, karena disebabkan karena aktivitas mencengkram perut adalah proses berulang kali dan ekstensif mengontraksikan otot-otot perut bagian atas untuk menarik perut ke atas dan ke dalam. Tindakan itu dapat mengubah pola gerakan otot perut yang menyebabkan ketidakseimbangan.

Follow Berita Okezone di Google News

Saat otot perut bagian atas menjadi kencang, otot perut bagian bawah menjadi lemah dan kurang dimanfaatkan. Hasilnya, bisa menyebabkan beberapa masalah serius karena akan mengganggu kinerja diafragma.

Padahal diafragma sangat penting untuk bernapas, jika terganggu fungsi alaminya dengan membuatnya bergerak ke atas, ini bisa mempengaruhi seberapa dalam napas yang diambil dan menyisakan lebih sedikit ruang untuk tulang rusuk dan paru-paru untuk mengembang. Otot-otot panggul juga dapat terpengaruh dan melemah, yang dapat menyebabkan kebocoran urin saat tertawa, batuk atau bersin.

 BACA JUGA:Idap Hipertensi, Coba 6 Cara Menurunkan Tekanan Darah Tanpa Obat Yuk!

BACA JUGA:Tips Sederhana Menghindari Alergi Zat Aditif Makanan

1
2