Share

Waspadai, Darah Kental Picu Komplikasi Penyakit

Cita Zenitha, Jurnalis · Jum'at 23 September 2022 15:52 WIB
$detail['images_title']
Darah Kental (Foto: Shutterstock)

DARAH kental merupakan kondisi dimana darah didalam tubuh seseorang menggumpal. Umumnya pengentalan darah yang terjadi dalam tubuh menghambat proses pendarahan. Hanya saja dalam kondisi tertentu darah kental mengakibatkan disfungsi organ tubuh.

Darah

Tubuh seseorang secara alami bisa melakukan pengentalan darah jika ada bagian tubuh yang terluka. Misalnya ketika terjatuh, lalu kaki terluka dan mengeluarkan darah. Darah di dalam tubuh akan mengental untuk menghambat pendarahan yang mungkin saja mengancam nyawa seseorang.

Namun jika pengentalan darah terjadi di pembuluh darah atau arteri maka bisa terjadi penyumbatan. Darah kental dikenal juga sebagai hiperkoagulasi atau trombofilia. Keadaan ini terjadi melibatkan trombosis vena karena faktor predisposisi.

Penyebab pengentalan darah umum dialami oleh seseorang yang tidak menjalani gaya hidup sehat. Terutama pada mereka yang menjadi perokok berat.

Pada ibu hamil pengentalan darah dapat menyebabkan komplikasi preeklamsia. Dalam kondisi fatal, penderitanya dapat mengalami stroke.

Gejalanya diawali dengan migrain atau mengalami pembengkakan di beberapa bagian organ tubuh. Bila mengalami nyeri, segera konsultasi dengan dokter.

Antibodi protein yang biasanya melindungi tubuh tidak dapat melawan virus dan bakteri. Anda dapat memiliki antifosfolipid antibodi, tetapi akan didiagnosis dengan sindrom hanya jika mereka menyebabkan masalah kesehatan.

Antifosfolipid sindrom dapat disebabkan oleh sebuah kondisi akibat gangguan autoimun, infeksi atau obat tertentu. Faktor risikonya memengaruhi perempuan dibanding laki-laki.

Umumnya, gangguan pengentalan darah dapat memicu komplikasi gagal jantung. Tapi gangguan ini dapat dicegah, beserta komplikasinya.

 (RIN)

1
2