Share

Warning! Dokter Jantung: Usia Pasien Indonesia Lebih Muda Dibandingkan Eropa dan Jepang

Kevi Laras, Jurnalis · Kamis 22 September 2022 15:06 WIB
$detail['images_title']
Serangan jantung (Foto: Scary symptoms)

USIA pasien serangan jantung di Indonesia dinilai lebih muda, dibandingkan Eropa dan Jepang. Hal tersebut disampaikan Dokter Spesialis Jantung dr. Siska S Danny. Ia mengungkapkan, data gambaran serangan jantung real-world di Indonesia tahun 2018-2019.

Dalam penjelasannya, dr Siska mengatakan, median usia pasien serangan jantung di Indonesia adalah 57 tahun. Atau sekitar 55 sampai 60 tahun.

 kena serangan jantung

Sementara pasien serangan jantung di Eropa dan Amerika yaitu antara usia 60 sampai 65 tahun. Lalu di Jepang lebih tua yaitu 70 tahun.

"Ini jauh lebih muda dibandingkan usia di Amerika atau di Eropa. Di Indonesia antara 55 sampai 60 tahun range usianya kena serangan jantung dan di Jepang lebih tua lagi," kata dr. Siska S Danny, SpJP(K) Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dalam Virtual Press Converence Cardiovascular medicine in 2022 and beyond: Adaptive, personalized and evidence-based secara online, Kamis (22/9/2022).

Dalam kesempatan yang sama, ia juga mengatakan, anak muda yang mengalami serangan jantung merupakan 90 persen adalah perokok. Anak muda yang terkena serang jantung (jantung koroner) merupakan usia sekitar di bawah 40 tahun.

Sehingga perlu adanya pencegahan sejak dini, dengan gaya hidup sehat dan rajin berolahraga.

"Ini relatif tinggi proporsi serangan jantung yang diderita dari usia kurang dari 40 tahun. Faktor risikonya pada usia muda 90 persen adalah perokok," jelas dr Siska.

"Menghindarinya adalah paling gampang adalah pola hidup sehat, dan jaga berat badan ketiga pola makan serat dan rendah lemak dan tidak merokok," imbuhnya.

1
2