Share

Mau Konsumsi Suplemen untuk Tingkatkan Kesehatan, Ini Saran Pakar Gizi

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Kamis 22 September 2022 22:07 WIB
$detail['images_title']
Konsumsi suplemen di tengah pandemi (Foto: Oklahoma state university)

PANDEMI Covid-19 yang telah terjadi beberapa tahun terakhir mempengaruhi perilaku masyarakat. Mereka jadi lebih peduli dengan kesehatannya.

Masyarakat lebih memperhatikan kesehatan pribadi dan kesehatan orang-orang terdekatnya. Bahkan banyak dari mereka yang mengonsumsi lebih banyak suplemen, seperti vitamin dan mineral guna meningkatkan kesehatan fisik mereka.

 suplemen

Tak hanya kesehatan fisik, masyarakat juga menganggap menjaga kesehatan mental penting selama pandemi Covid-19. Untuk mengelola kesehatan mental tersebut, banyak orang juga mengonsumsi suplemen yang berkaitan dengan kesehatan mental, salah satunya untuk mengurangi stres dan meningkatkan kualitas tidur mereka.

Dr. Rimbawan dari Departemen Gizi Masyarakat Universitas IPB mengatakan, suplemen yang punya manfaat kesehatan kerap disebut sebagai panganan fungsional.

 BACA JUGA:Kontra dengan Presiden AS, Otoritas Kesehatan Uni Eropa Tegaskan Pandemi Covid-19 Belum Selesai!

“Meskipun ada manfaat kesehatan, namun panganan fungsional tidak boleh mengubah perilaku makan kita dan yang dikonsumsi juga tetap harus dalam jumlah wajar,” tambah Dr. Rimbawan.

Dalam mengonsumsi suplemen harus yang sudah ada uji klinis di Indonesia agar sesuai dengan metabolisme dan fisik orang Indonesia yang mungkin berbeda dengan negara lain. Sebab sejatinya suplemen hanya menunjang kesehatan, bukan makanan utama.

Jackie Ng, Strategic Marketing Director Applied Health & Nutrition dari Kerry APMEA menambahkan, penting untuk mengelola kesehatan tubuh dengan nutrisi positif yang divalidasi melalui penelitian klinis.

1
2