Share

Bisa Picu Gatal dan Infeksi Sekunder, Pasien Cacar Monyet Wajib Perhatikan Karbohidrat dan Protein

Kevi Laras, Jurnalis · Kamis 22 September 2022 11:57 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto: Freepik)

WABAH cacar monyet masih menghantui masyarakat global di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Layaknya Covid-19, sifat cacar monyet ini adalah penyakit infeksi. Apakah metode penangannya, termasuk pola makan pasien cacar monyet diatur tertentu sama dengan pasien Covid-19 agar bisa lebih cepat sembuh?

Disampaikan Ketua Satgas Monkeypox PB IDI, dr. Hanny Nilasari, SpKK, pada dasarnya tidak ada larangan terhadap makanan tertentu untuk pasien cacar monyet.

"Karena kasus infeksi, enggak ada makanan khusus yang dihindari. Justru harus makan sehat dan bergizi tinggi mineral vitamin,” kata dr. Hanny Nilasari, SpKK dalam webinar PB IDI Update on Monkeypox Rabu (21/9/2022)

Namun ada sedikit catatan, jika pasien mengalami gatal pada luka atau lesi di tubuhnya.

“Perhatikan asupan karbohidrat, tapi kalau misal ada kondisi gatal di lesi saat penyembuhan," tambahnya.

Selain itu, ketika ada lesi (luka), pasien dianjurkan untuk menghindari makanan mengandung protein. Sebab protein akan memicu rasa gatal, kemudian luka dan berlanjut ke infeksi ketika digaruk.

"Harus diperhatikan, biasanya makanan protein tinggi seperti daging, putih telur, ikan itu dihindari untuk menghindari komplikasi berat. Sebab kalau gatal kan digaruk, dan bisa terjadi infeksi sekunder,” tandas dr. Hanny

 BACA JUGA:Tips Mencegah Cacar Monyet Buat yang Aktif Berhubungan Seksual, Dibaca Yuk!

BACA JUGA:Kenali Ciri-Ciri Keputihan Tanda Menopause Pada Perempuan, Bisa Dilihat Warnanya

Sebagai catatan, prinsipnya pada fase penyembuhan akan ada rasa gatal di seluruh lesi. Maka perlu sangat diperhatikan asupan protein tinggi untuk makan pasien, sebab protein inilah yang memicu timbulnya gatal.

1
2