Share

Obat untuk Cacar Monyet Sudah Disebar Seluruh Provinsi, Ini Jenisnya!

Kevi Laras, Jurnalis · Kamis 22 September 2022 21:00 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi obat cacar monyet (foto: istimewa)

PENGOBATAN cacar monyet mungkin belum dipahami secara baik oleh masyarakat di manapun. Salah satunya dengan obat antivirus Cidofovir yang dikhususkan untuk pasien cacar monyet.

Indonesia akan menerima obat tersebut dari Singapura, hal ini mendapat respon dari ikatan dokter indonesia (IDI). Ketua Satgas Monkeypox PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dr Hanny Nilasari, SpKK menyampaikan rekomendasi untuk penyebaran obat tidak ke seluruh daerah atau provinsi, melainkan terpusat.

 minum obat

Kemudian, pemberian obat ataupun vaksin juga dikatakan tidak untuk semua kasus cacar monyet. Di mana ada kategori penerima obat yang diprioritaskan yaitu kontak erat pasien, tenaga kesehatan dan kelompok berisiko (hasil tracing).

"Terkait distribusi obat kondisikan untuk seluruh provinsi tetapi untuk terutama Dinas Kesehatan yang memang kasus-kasusnya ada. Untuk sekarang mungkin direkomendasikan di Jakarta, tetapi distribusi harus cepat dan ada kalau misalnya memang dibutuhkan di provinsi yang lain," ujar Ketua Satgas Monkeypox PB IDI, dr Hanny Nilasari, SpKK dalam webinar PB IDI Update on Monkeypox secara online, Rabu (21/9/2022)

"Rekomendasi dari kami tidak diberikan kepada seluruh kasus, tapi diberikan kepada kasus-kasus yang berat. Obatnya juga didesentralisasi ke Dinas Kesehatan kabupaten/kota, artinya harus dipantau apakah ada efek samping dari obat dari hari ke hari juga harus tercatat,” jelasnya

Perlu diketahui, sebelumnya satu kasus cacar monyet telah teridentifikasi di Indonesia. Namun saat ini kondisinya sudah sembuh atau beraktivitas kembali.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkap bahwa pria usia 27 tahun itu, memiliki riwayat perjalanan keluar negeri yaitu Belanda, Swiss, Belgia dan Perancis. Berdasarkan penelusuran, pasien berpergian ke luar negeri antara tanggal 22 Juli, hingga tiba kembali di Jakarta pada 8 Agustus 2022.

Lalu pasien mulai mengalami gejala awal monkeypox di tanggal 11 Agustus 2022. Tepat pada 18 Agustus, pasien melakukan tes PCR di salah satu rumah sakit milik Kemenkes dan pada 19 Agustus hasil test PCR terkonfirmasi positif.

1
2