Share

GERD dan Maag Bisa Picu Kematian Mendadak, Mitos atau Fakta?

Kiki Oktaliani, Jurnalis · Rabu 21 September 2022 12:54 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto: Freepik)

BELUM lama ini terbit kabar perihal kematian atlet Taekwondo, Glenn Enderiko Deeng yang ramai diduga meninggal dunia karena kondisi asam lambung.

Berita ini menimbulkan pertanyaan pada benak sebagian orang, terutama bagi orang-orang yang memiliki sakit maag dan penyakit GERD. Lantas apakah benar, sakit maag atau pun GERD bisa memicu kematian mendadak?

Menanggapi kasus tersebut, ahli penyakit dalam, dr. Adeline Intan Pratiwi Pasaribu, SpPD, menjelaskan bahwa untuk penyakit GERD memang bisa memicu radang di saluran cerna.

“Radang mulai dengan tingkat ringan hingga radang yang berkembang lebih berat. Sehingga memang kondisi ini perlu untuk diwaspadai,” ujar dr. Adeline, SpPD dalam acara Okezone Instagram Live ‘Perut Nyeri, Sakit Maag atau GERD’ baru-baru ini.

 BACA JUGA:Viral Seorang Balita Di Tangerang Selatan Terkena Penyakit Langka Kawasaki, Ini Gejalanya!

BACA JUGA:Kenali Penyakit Frostbite, yang Sebabkan Seorang Pria Kehilangan Seluruh Jari Tangan

Di sisi lain, sama halnya dengan GERD, sakit maag juga bisa menjadi penyakit yang tingkatannya bisa berada di level bahaya yakni ketika maag yang menyebabkan luka di lambung dan berdarah cukup banyak yang kemudian memicu pendarahan.

"Sehingga baik Gerd atau dispepsia itu bisa bikin kematian, atau hal yang buruk. Cuman mungkin GERD atau maag itu jarang buat kematian yang mendadak,” imbuh dr. Adeline

Baik penyakit GERD atau pun maag, keduanya dapat dikategorikan ke dalam penyakit yang berbahaya, dengan derajat tertentu.

Maka dari itu, orang dengan GERD dan maag tidak boleh menganggap remeh penyakitnya dan harus serius memperhatikan kesehatannya. Mengingat, kedua penyakit ini sama-sama memiliki risiko peluang untuk berkembang menjadi penyakit akut hingga mengarah pada risiko yang lebih fatal yaitu kematian.

1
2