Share

Suka Merasa Malas dan Kurang Fokus? Termasuk dari 8 Gejala Dini Demensia Loh!

Astri Lawrensia, Jurnalis · Kamis 22 September 2022 07:00 WIB
$detail['images_title']
8 gejala dini demensia, (Foto: Freepik)

DEMENSIA identik sebagai penyakit orang tua alias orang yang sudah lanjut usia. Jangan salah, demensia nyatanya bisa saja dialami sebelum kita memasuki usia 60-an.

Ya, kondisi yang mengacu pada sekelompok gangguan yang mempengaruhi fungsi otak dengan berbagai jenis dan penyebab yang berbeda ini memang bisa terjadi pada siapa pun.

Oleh karena itu, sangat perlu untuk mengenal sederet gejala dini demensia sebagai upaya dalam pengurangan risikonya di masa mendatang. Merangkum The Sun, Kamis (22/9/2022) seperti dijelaskan oleh Luca Rado, dari Helpd Ltd spesialis dalam perawatan lansia di Inggris. Berikut delapan gejala dini demensia.

1. Memori jangka pendek : Tanda awal yang khas dari demensia adalah mengalami kehilangan memori jangka pendek. Salah satu tanda yang paling umum adalah, salah meletakkan barang-barang penting seperti kunci atau lupa akan hal yang dilakukan sebelumnya. Kejadian sehari-hari ini seringkali bisa menjadi indikator awal, terutama jika itu adalah masalah yang berulang.

2. Perubahan mood: Ya, ini termasuk dalam gejala dini demensia. Perubahan yang seringkali tidak dapat dideteksi oleh penderitanya sendiri, tetapi merupakan indikator yang biasanya dapat dipahami oleh orang terdekat. Apatis merupakan salah satu perubahan lain yang juga harus diwaspadai.

3. Malas: Anda sering hilang minat untuk beraktivitas alias malas? Waspada, karena ini termasuk dalam gejala awal lain dari demensia. Hilang minat pada aktivitas sehari-hari dan hobi yang sebelumnya dinikmati. Hal ini sering kali karena demensia mempengaruhi pikiran dan ingatan bahkan sangat mungkin tidak melakukan aktivitas dan hobinya lagi, hanya karena pikiran dan hasrat untuk melakukannya, sudah hilang.

4. Kurang fokus (disorientasi) : Kurang fokus dan merasa tidak enak badan terkadang bisa menjadi tanda penuaan, tetapi penting untuk memperhatikan bagaimana hal ini mempengaruhi aktivitas sehari-hari. Jika disorientasi sering terjadi dan mulai menyebabkan masalah, kemungkinan besar merupakan tanda demensia dan mungkin butuh segera berkonsultasi dengan dokter.

5. Terburu – buru saat mengambil keputusan: Setiap tindakan yang tidak biasa dan gegabah yang tidak sesuai karakter dan berpotensi menimbulkan kekhawatiran adalah tipikal orang dengan demensia. Contohnya, memutuskan untuk membawa barang-barang yang tidak penting atau mengenakan pakaian yang tidak sesuai dengan cuaca.

 BACA JUGA:Salah Satu Gejala Penyakit Autoimun, Kelelahan Berkepanjangan

BACA JUGA:Kenali Gejala Asma pada Balita, Susah Tidur Salah Satunya!

6. Lupa arah: Jika seseorang tiba-tiba kesulitan mengingat rute yang sudah dikenalnya, ini bisa menjadi gejala awal. Melupakan arah atau rute sederhana ke tempat-tempat yang sudah dikenal sebelumnya, merupakan gejala umum demensia dan harus dipantau, karena sering kali dapat menyebabkan orang tersebut tersesat atau mendatangi tempat-tempat berbahaya.

7. Mudah bingung: Tanda lain dari demensia adalah kesulitan dalam mengkomunikasikan pikiran dan emosi. Seseorang dengan demensia mungkin bingung dengan kata-kata, serta kesulitan untuk mengekspresikan sudut pandangnya secara alami dan ini karena demensia mempengaruhi kemampuan komunikasi dan bahasa.

8. Kesulitan melakukan kebiasaan sebelumnya: Aktivitas sederhana dan kebiasaan sehari - hari seperti membuat secangkir the, atau sekedar mengunci pintu dapat menjadi tantangan bagi orangv yang menderita demensia. Sebab, fungsi otak dan aktivitas kognitifnya mulai menurun. Kondisi seperti ini bisa terjadi secara tiba-tiba atau seiring waktu dan mengarah pada tugas-tugas sederhana atau rutinitas dasar yang secara tak terduga ternyata butuh banyak pemikiran dan energi.

1
3