Share

Kenali Cara Mengobati Social Anxiety Disorder, yang Diduga Dialami Keisya Levronka

Vivin Lizetha, Jurnalis · Selasa 20 September 2022 20:45 WIB
$detail['images_title']
Keisya Levronka (foto: Instagram)

BEBERAPA waktu lalu, muncul pengakuan Keisya Levronka yang mengungkapkan dirinya baru saja mendatangi psikolog. Hal ini karena masalah ketidakmampuannya menyanyikan lagu "Tak Ingin Usai" dengan sempurna tiap kali ia manggung.

"Ternyata aku jatuhnya trauma. Trauma tiap ketemu orang. Karena tiap nyanyi yang ketemu orang dikit aku gak papa. Aku tenang," kisahnya. "Sedangkan saat bertemu orang banyak, karena aku selalu bacain asumsi-asumsi mereka. komen mereka, jadi ke bawa alam bawah sadar. secara gak langsung," jelas Keisya dalam sebuah podcast di Youtube, Selasa (20/9/2022).

Ā keisya levronka

Keisya mengaku kondisi ini baru terjadi saat ia mulai terkenal. Dulu ia sangat senang bertemu dengan banyak orang, mengobrol, dan menghabiskan waktu bersama. Namun sekarang ada rasa penuh ketakutan dalam dirinya akan asumsi buruk orang lain terhadapnya.

Dikutip dari Healthline, Selasa (20/9/2022), kondisi yang dialami Keisya sering disebut sebagai social anxiety disorder. Jenis gangguan kecemasan ini menyebabkan ketakutan ekstrem dalam lingkungan sosial. Orang dengan gangguan ini mengalami kesulitan berbicara dengan orang, bertemu orang baru, dan menghadiri pertemuan sosial.

Mereka takut dihakimi atau diteliti oleh orang lain. Mereka mungkin mengerti bahwa ketakutan mereka tidak rasional atau tidak masuk akal, tetapi merasa tidak berdaya untuk mengatasinya.

Meski begitu, dikutip dari Healthline, ada beberapa cara yang dapat mengatasi gangguan psikologis ini. Berikut Okezone merangkumnya untuk Anda.

1. Terapi perilaku kognitifĀ 

Terapi ini dapat membantu cara mengendalikan kecemasan melalui relaksasi dan pernapasan, dan cara mengganti pikiran negatif dengan pikiran positif.

2. Terapi paparanĀ 

Jenis terapi ini dapat membantu menghadapi situasi sosial secara bertahap, daripada menghindarinya.

3. Kelompok terapiĀ 

Terapi ini dapat membantu penderita mempelajari keterampilan dan teknik sosial untuk berinteraksi dengan orang-orang di lingkungan sosial.

4. Menghindari kafein

Makanan seperti kopi, coklat, dan soda adalah stimulan dan dapat meningkatkan kecemasan.

5. Tidur yang cukupĀ 

Dianjurkan untuk tidur setidaknya delapan jam per malam. Kurang tidur dapat meningkatkan kecemasan dan memperburuk gejala fobia sosial.

1
2