Share

Jangan Salah Kaprah! Ternyata Gerd dan Maag Berbeda Loh!

Kiki Oktaliani, Jurnalis · Selasa 20 September 2022 18:18 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi sakit maag, (Foto: Freepik)

BANYAK orang awam mengira selama ini bahwa Maag dan Gerd ini merupakan dua jenis penyakit yang sama. Mengingat, dari segi gejala serta penanganannya pun memang hampir serupa.

Namun, seperti disampaikan ahli penyakit dalam, dr. Adeline Intan Pratiwi Pasaribu, SpPD ternyata keduanya adalah dua hal yang sangat berbeda.

Dalam acara siaran langsung Instagram Live Okezone, dr. Adeline, SpPD menerangkan, maag merupakan sindrom dispepsia yaitu kumpulan gejala yang memiliki gejala utama yakni nyeri di ulu hati. Rasa nyeri ini tak semata-mata hanya karena maag, tapi timbul dipicu kondisi lainnya.

“Keadaan atau kondisi yang menyebabkan oleh rasa tidak nyaman di bagian lambung dan didasari seperti adanya luka atau infeksi, hingga tumor di bagian lambung,” ujar dr. Adeline, SpPD, dikutip dari Instagram Live Okezone, Selasa (20/9/2022).

Sementara Gastroesophageal reflux disease atau GERD, berbeda dengan maag karena gerd menyebabkan refluks atau aliran balik naiknya isi dan asam lambung, sehingga bisa menyebabkan lidah terasa pahit.

 

Dari segi gejala, dr. Adeline tak menampik memang banyak orang jadi salah kaprah tak bisa membedakan antara maag dan gerd.

“Maag dan Gerd ini memang memiliki dua gejala in-between atau serupa. Sehingga, ketika seseorang mengalami gejala contohnya yang ada, contohnya kembung, nyeri di perut, hingga cepat kenyang ketika makan dalam porsi tertentu. Disarankan untuk tidak melakukan self diagnosed dan memeriksakan diri ke dokter,” jelas dr. Adeline lagi.

Meski maag dan gerd juga menunjukan gejala nyeri pada perut, keduanya tetap bisa dibedakan. Sebab, gerd memiliki tanda khas yaitu refluks dan heart burn (seperti rasa terbakar). Sedangkan untuk maag, rasa nyeri di ulu hati yang terletak di tengah-tengah perut bagian atas.

1
2