Share

Pangeran William dan Harry Tak Akur? Ini Penjelasan Psikolog

Syifa Fauziah, Jurnalis · Senin 19 September 2022 15:12 WIB
$detail['images_title']
Pangeran William dan Harry dikabarkan tak akur (Foto: Hola)

PERSELISIHAN yang terjadi antara kakak dan adik tentunya hal yang sangat biasa. Tak hanya saat masih kecil, ketika dewasa pasti ada saja masalah yang membuat mereka tak berbicara satu sama lain. Rupanya hal itu juga terjadi pada Pangeran William dan Pangeran Harry.

Desas-desus kabar perselisihan keduanya terjadi ketika Pangeran Harry mulai berkencan dengan Meghan. Pangeran Harry merasa sang adik bergerak terlalu cepat dengan hubungannya. Bahkan Pangeran William sempat menentang hubungan adiknya itu.

 William dan Harry

Kabar hubungan mereka yang tidak akur itu juga muncul ketika Pangeran Harry dan Megah Markle memutuskan untuk pindah dari tempat tinggalnya dari Istana Kensington ke Frogmore Cottage yang baru direnovasi di Windsor.

Duke dan Duchess of Sussex juga membuat akun Instagram mereka sendiri untuk mengakhiri keterlibatan dalam yayasan kerajaan yang mereka dirikan bersama William dan istrinya Kate Middleton.

Konsultan Psikolog dan Pendiri The Chelsea Psychology Clinic, Dr Elena Touroni menjelaskan, persaingan antara Pangeran William dan Harry terjadi sangat wajar sebagai kakak beradik. Hal itu karena adanya persaingan antara keduanya.

“Untuk setiap anak yang memiliki saudara, ada penyesuaian psikologis karena harus berbagi pengasuh. Kebutuhannya bersifat evolusioner sampai batas tertentu. Wajar jika ingin menjadi istimewa dan selalu harus kita negosiasikan dengan saudara kandung adalah berbagi minat dan perhatian dari orang tua,” jelasnya seperti dikutip MNC Portal dari The Independent, Senin (19/9/2022).

 BACA JUGA:Masih Perang Dingin, Pangeran William dan Harry Disarankan Terapi ke Psikolog

Perasaan bersaing semakin terasa ketika satu sama lain merasa ingin mendapatkan kekuasaan.

“Satu sama lain juga lebih cenderung membandingkan diri sendiri dan dibandingkan dengan saudara kandung. Jadi ada perasaan kompetisi yang melekat yang kemudian diperkuat oleh publik,” tuturnya.

Meski perselilisahan keduanya sempat dibenarkan oleh Pangeran Harry, namun dia mengatakan tak membuat persaudaraanya terputus. Mereka tetap saling mengasihi sebagai kakak beradik.

Jika mereka bisa belajar untuk mengatasi persaingan mereka, orang akan mengatakan itu hal yang baik untuk negara, tetapi itu jauh lebih berguna bagi mereka sebagai manusia. Ketika mereka merenungkan hubungan itu di akhir hidup mereka, kecil kemungkinan mereka akan melihat ke belakang dengan marah.

1
2