Share

Di Tengah Pandemi, Jangan Abaikan Osteoporosis!

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Senin 19 September 2022 13:51 WIB
$detail['images_title']
Jangan abaikan osteoporosis (Foto: RACGP)

SAAT ini masyarakat hanya terpaku pada Covid-19, terkadang mereka melupakan penyakit-penyakit lain yang bisa menurunkan kualitas hidupnya. Termasuk penyakit osteoporosis.

Dokter Hery Bartus, MARS selaku Direktur Siloam Hospitals Mampang mengatakan, masyarakat harus lebih peduli dengan kesehatan tulang. Sebab tulang yang sehat merupakan modal untuk menjalani hidup dengan lebih baik dan berkualitas.

 osteoporosis

"Apalagi belakangan ini, penyakit osteoporosis meningkat bukan hanya di Indonesia saja, tetapi secara global. Hal ini harus menjadi pendorong masyarakat untuk lebih peduli dengan kesehatan tulang," ujarnya.

Menurut Dokter Hery Bartus, osteoporosis terjadi karena berkurangnya massa dan kepadatan tulang. Oleh karena itu perlu upaya bersama untuk mencegah osteroporosis, salah satunya dengan rutin mengecek kondisi tulang ke dokter. Juga konsumsi makanan yang baik untuk tulang.

 BACA JUGA:Mengenal Osteoarthritis, Penyakit Tulang yang Juga Serang Anak Muda

Lalu bagaimana cara mencegah osteoporosis?

1. Rutin berolahraga

Pencegahan terhadap osteoporosis bisa dilakukan dengan rutin berolahraga. Semakin aktif bergerak dan berolahraga, kepadatan dan kekuatan tulang akan semakin meningkat.

Oleh karena itu, aktivitas fisik selama masa kanak-kanak dan remaja sangat dianjurkan sebagai bekal agar tulang tetap kuat di masa depan.

Salah satu cara olahraga terbaik untuk mencegah osteoporosis yaitu dengan melakukan latihan beban (weight bearing) dan latihan ketahanan. Adapun olahraga lain yang bisa dilakukan seperti lari, aerobik, hiking, dan tenis adalah jenis latihan beban yang bisa dilakukan.

2. Perbanyak asupan kalsium

Kalsium adalah nutrisi yang baik untuk mempertahankan tulang yang sehat dan kuat serta mencegah patah tulang karena osteoporosis. Untuk itu, sebisa mungkin jangan sampai kekurangan kalsium di dalam tubuh.

Kebutuhan kalsium berbeda sesuai usia,. Untuk kelompok usia 18-50 tahun, tubuh membutuhkan 1000 miligram (mg) kalsium setiap hari. Setelah wanita menginjak usia lebih dari 50 tahun dan pria memasuki usia 70 tahun, kebutuhan kalsium meningkat, yaitu hingga 1200 mg setiap hari.

Kebutuhan kalsium dapat dipenuhi dengan mengkonsumsi makanan kaya kalsium, seperti: berbagai produk olahan susu yang rendah lemak, kacang almond, sayuran hijau, ikan salmon dan sar

3. Konsumsi vitamin D

Vitamin D merupakan vitamin yang dapat meningkatkan kemampuan tubuh dalam menyerap kalsium dan juga meningkatkan kesehatan tulang. Salah satu cara memenuhi kebutuhan vitamin D adalah rutin berjemur di bawah sinar matahari selama kurang lebih 10-15 menit lamanya. Selain dari cahaya matahari, kamu juga bisa mendapatkan asupan vitamin D dengan mengkonsumsi makanan atau suplemen.

Perlu diketahui, kebutuhan vitamin D harian untuk usia 51-70 tahun adalah 600 international unit (IU). Sementara, setelah memasuki usia 70 tahun ke atas, kebutuhan itu meningkat hingga 800 IU.

Makanan yang baik sebagai sumber vitamin D adalah ikan seperti salmon dan tuna. Tak hanya itu, jamur, telur, susu, dan sereal juga dapat membantu meningkatkan asupan vitamin ini.

4. Penuhi kebutuhan protein

Tahukah kamu, jika sekitar 50 persen tulang terbuat dari protein. Jika ingin tulang tetap sehat dan kuat, wajib memenuhi kebutuhan protein harian.

Maka dengan begitu, untuk pencegahan terhadap osteoporosis sebaiknya penuhi kebutuhan protein harian dengan makan makanan sumber protein yang baik.

Seperti konsumsi ikan, daging, telur, keju, susu, dan sebagainya. Jangan lupa untuk terapkan diet tinggi kalori dan protein agar membantu menurunkan berat badan sekaligus mempertahankan massa tulang.

1
2