Share

Masih Perang Dingin, Pangeran William dan Harry Disarankan Terapi ke Psikolog

Vivin Lizetha, Jurnalis · Senin 19 September 2022 10:30 WIB
$detail['images_title']
Pangeran William dan Pangeran Harry (foto: Instagram/@princewilliamroyal)

ISU "perang dingin" antara Pangeran William dan Pangeran Harry masih terus berlangsung, memang sulit untuk dibantahkan. Meskipun mereka terlihat bersama saat pemakaman sang nenek, Ratu Elizabeth II, namun tak tampak kehangatan di antara mereka berdua.

Itu bahkan foto pertama yang memperlihatkan mereka bersama setelah Pangeran Harry memutuskan keluar dari istana kerajaan Inggris. Mereka "bersatu" untuk upacara pemakaman Ratu Elizabeth II.

 pangeran harry dan william

Seorang psikiater dari National Health Service, London, Dr Max Pemberton, dikutip dari DailyMail, Senin (19/9/2022) menyarankan agar kedua pangeran itu mengunjungi psikolog untuk terapi kelompok. Hal ini karena menurutnya perselisihan di antara keluarga itu cukup rumit.

"Saya telah mengikuti banyak sesi terapi keluarga selama bertahun-tahun dan keretakan semacam ini selalu memiliki akar yang sangat dalam dan kompleks," ungkap Pemberton dikutip dari sumber yang sama.

Tujuan dari terapi kelompok untuk mencoba membantu semua orang memahami apa yang telah terjadi dan mencapai penyelesaian. Jika hal ini tidak dilakukan, maka perang dingin dikhawatirkan menjadi semakin dalam.

Pangeran Harry sendiri sebenarnya sudah menjalani terapi sendiri. Namun Pemberton mengkhawatirkan akan terjadi pengasihanan diri sendiri jika hanya dilakukan oleh satu orang. Maka dari itu, ia menganjurkan adanya terapi kelompok.

"Untuk dapat move on, akan sangat membantu jika Anda duduk dan mencoba memahami apa yang terjadi di antara individu-individu tersebut, daripada hanya berfokus pada perasaan satu orang. Ini melibatkan mendapatkan kedua belah pihak di ruangan yang sama," ungkap Pemberton lagi.

Diharapkan dengan melakukan terapi kelompok ini membuat semua pihak bisa saling memahami satu sama lain. Dan Pangeran Harry dan Pangeran William kembali merasakan kehangatan hubungan kakak-adik.

1
2