Share

3 Bahaya Ngeseks Saat Mentruasi, Cowok Cewek Wajib Baca!

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Senin 19 September 2022 01:11 WIB
$detail['images_title']
Menstruasi jangan berhubungan seks (Foto: Nannocare)

BANYAK pasangan yang ingin punya kehidupan seks yang menyenangkan. Namun ada aturan yang harus dipatuhi ketika ketika akan melakukan hubungan seks, khususnya ketika si perempuan sedang datang bulan atau menstruasi.

Berhubungan seksual saat si perempuan sedang mentruasi harus dihindari meski sangat ingin. Sebab ada banyak risiko yang akan berdampak bagi pria dan juga perempuannya. Namun jika memang terpaksa, ada baiknya hubungan intim saat menstruasi dilakukan dengan benar.

 jangan berhubungan seks saat menstruasi

Dilansir dari Healthline, Berdasarkan sebuah studi dari Journal of Sex Research menyebutkan bahaya dari berhubungan seks saat sedang menstruasi. Yakni bisa berisiko terinfeksi penyakit kelamin, hingga menyebabkan timbulnya jamur.

Untuk lebih jelasnya, berikut dampak buruk dari berhubungan seksual saat mentruasi.

1. Darah yang berceceran

Dampak buruk dari berhubungan seks saat menstruasi adalah darah akan berceceran di sprei, lantai, dan lainnya. Apalagi saat melakukan hubungan intim di hari kedua atau ketiga saat darah kotor yang keluar sedang banyak-banyaknya.

Selain mengotori tempat tidur, pendarahan bisa membuat Anda merasa tidak percaya diri. Kecemasan karena membuat kekacauan dapat menghilangkan sebagian atau seluruh kesenangan dari seks.

2. Risiko terhadap Infeksi Menular Seksual (IMS)

Risiko lainnya adalah dapat menyebabkan Infeksi Menular Seksual (IMS) seperti HIV atau hepatitis. Virus ini hidup dalam darah, dan mereka dapat menyebar melalui kontak dengan darah menstruasi yang terinfeksi. Menggunakan kondom setiap kali berhubungan seks dapat mengurangi risiko penyebaran atau tertular IMS.

 BACA JUGA: Warning Buat Pelaku Seks Bebas, Vaksin HIV Belum Ada Lho!

3. Mengalami infeksi jamur vagina

Perlu diketahui, vagina punya kadar keasaman atau PH normal antara 3,8–4,5. Tapi saat haid, kadar PH meningkat cukup banyak. Akibatnya bisa menimbulkan perkembangan jamur di area vagina. Hal ini menyebabkan infeksi jamur vagina.

(DRM)