Share

Duh Ngeri! Ternyata Anak Bisa Mengalami Long Covid, Ini Kata Dokter Paru

Kevi Laras, Jurnalis · Minggu 18 September 2022 15:30 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi anak covid-19 (foto: istimewa)

SELAMA virus Covid-19 hadir di Indonesia, cukup banyak anak terinfeksi. Membuka ruang anak bisa saja mengalami Covid-19 berkepanjangan atau long Covid-19.

Menurut dokter spesialis paru anak bisa saja mengalami long Covid-19, tetapi kasus lebih banyak terjadi pada orang dewasa. Hal tersebut disampaikan oleh dr Erlina Burhan, mengingatkan anak tetap berpeluang tapi jarang berat.

anak covid-19

Mereka yang mengalami long Covid-19, akan kehilangan indra penciuman meskipun sudah dinyatakan negatif atau sembuh. "Ada kalau berat biasanya jarang sih, ada di orang dewasa, kasus lebih banyak saat varian Delta," kata Dr. dr. Erlina Burhan, MSc., Sp.P.(K), Dokter Spesialis Pulmonologi dan Pengobatan Pernafasan dan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 IDI dalam Webinar Vaksinasi Booster di Gedung Astrazeneca, Kamis (15/9/2022)

"Walaupun sudah sudah sembuh tapi penciuman penciuman masih sesak. Kemudian bahkan berjalan aja biasanya lari 5 kilometer covid sembuh, jalan jalan 300 meter aja sudah ngos-ngosan," sambungnya

Kendati long Covid-19, banyak juga mereka sembuh total atau mengalami recovery. Namun untuk jangka waktu seseorang mengalami long Covid-19 bervariasi.

"Tapi banyak dari mereka ini recover sembuh juga tapi dari orang-orang itu berbeda waktunya ada yang 3 sampai 6 bulan bahkan ada yang 1 tahun," jelas dr Erlina Burhan

(vvn)