Share

Agar Pasien Cepat Sembuh, Ini Tips dari Kemenkes untuk Tenaga Medis

Kevi Laras, Jurnalis · Minggu 18 September 2022 20:30 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi tenaga medis (foto: istimewa)

MEMPERINGATI hari pasien sedunia mengingatkan keselamatan pasien jadi prioritas utama dalam pelayanan kesehatan. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mendorong memberikan pelayanan kesehatan yang prima, mencegah terjadinya cedera dan insiden pada pasien.

"Pada World Patient Safety Day ini, saya mengimbau seluruh pihak untuk lebih peduli dengan keselamatan pasien melalui upaya pengobatan yang bijak dan aman. Hal ini sangat penting untuk mencegah kesalahan pengobatan dan mengurangi insiden terkait obat,” kata Menkes Budi dikutip Sehat Negeriku laman resmi Kemenkes, Minggu (18/9/2022).

 tenaga medis

Lebih lanjut, Budi mengajak untuk menerapkan budaya 3 slogan yakni Know, Check dan Ask sebelum memberikan dan menerima obat. Guna mengurangi kesalahan tindakan dan pengobatan pasien serta meningkatkan efisiensi pembiayaan kesehatan.

Ketiga slogan tersebut ia sampaikan dalam puncak peringatan Hari Keselamatan Paisen Sedunia atau World Patient Safety Day (WPSD) di RSUP Fatmawati, Jakarta pada, Sabtu 17 September 2022.

Sebagaimana dijelaskannya, Know artinya pahami obat dan efek samping. Lalu Check apakah pemberian obat sudah sesuai dengan 5 benar yaitu benar identitas pasien, benar nama obat, benar cara pemberian obat, benar dosisnya dan waktu pemberian obat.

Sementara ask bahwa tenaga kesehatan bertanya kepada pasien untuk memastikan pasien memahami penjelasan dan pengobatan yang diberikan, selain itu pasien juga bisa bertanya kepada tenaga kesehatan mengenai detail dari pengobatan yang akan diterima.

"Mari bersama-sama wujudkan medication without harm untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan kualitas manusia Indonesia,” pungkas Budi

Sehubungan dengan itu, Budi berharap slogan tersebut dapat diimplementasikan dengan baik oleh seluruh pihak baik tenaga kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, pasien, keluarga, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan. Sebagai bentuk komitmen bersama untuk menempatkan kesehatan dan keselamatan pasien sebagai prioritas.

1
2