Share

Suka Keringatan Saat Tidur di Malam Hari? Mungkin Ini 7 Penyebabnya

Putra Syah Norens, Jurnalis · Sabtu 17 September 2022 18:00 WIB
$detail['images_title']
ilustrasi tidur di malam hari, (Foto: Freepik)

BERKERINGAT saat sedang tidur nyenyak di malam hari, pastinya menimbulkan rasa tidak nyaman dan menganggu tidur.

Bukan hanya soal suhu kamar yang panas dan lembap, keringatan saat sedang tidur di malam hari ini secara medis bisa dipicu oleh banyak faktor. Mulai dari kondisi kesehatan hingga faktor genetik hingga kesehatan.

Jadi penasaran kan? Mari simak apa saja penyebab yang bisa membuat Anda berkeringat saat tidur di malam hari, sebagaimana dirangkum dari Daily Star, Sabtu (17/9/2022).

1. Rasa cemas: Ini disebut jadi penyebab paling umum, karena rasa cemas dapat menyebabkan serangan panik di malam hari dengan efek samping berkeringat. Jika Anda sering merasa cemas di malam hari, hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.

2. Perubahan hormon: Orang yang secara rutin berkeringat di malam hari, bisa juga kemungkinan akan mengalami hot flashes, yakni kondisi ketika muncul perasaan hangat secara tiba-tiba di bagian tubuh atas. Wanita akan cenderung memiliki kualitas tidur yang jauh lebih sedikit pada malam hari ketika sudah menopause. Saat periode perimenopause yang menyebabkan 'perubahan' sebelum menstruasi berakhir, wanita akan cenderung mengalami keringat di malam hari dan kegelisahan saat tidur.

3. Alkohol: Minuman beralkohol bisa membuat otot lemas, makanya saat minum alkohol di malam hari secara langsung dapat menyebabkan tubuh mengeluarkan banyak keringat, dan bahkan dapat menyebabkan mendengkur. Ketergantungan alkohol juga dikaitkan dengan keringat malam, karena minuman keras dapat memicu fluktuasi tekanan darah dan detak jantung, yang membuat suhu tubuh meningkat.

4. Infeksi: Beberapa infeksi yang dikaitkan dengan peningkatan keringat di malam hari adalah HIV, TBC, dan infeksi bakteri. Gejalanya mungkin termasuk demam, menggigil, sakit, kelelahan, diare dan muntah. Bila mengalami infeksi, sampai menyebabkan keringatan saat tidur malam, temui dokter sesegera mungkin.

 BACA JUGA:Ini Gejala Penyakit yang Diidap Perempuan Cantik Viral Terkena Herpes usai Berciuman

BACA JUGA:Bintitan: Pengertian Umum, Gejala, Penyebab, Faktor Risiko, dan Pencegahan

5. Apnea tidur: Alias sleep apnea adalah gangguan tidur yang menyebabkan pernapasan seseorang terhenti sementara selama beberapa kali saat sedang tidur. Ini adalah salah satu penyebab keringat malam yang lebih serius. Gangguan semacam ini pada akhirnya bisa menyebabkan kurang tidur, kelelahan, sulit berkonsentrasi dan mendengkur keras. Kondisi ini termasuk yang sangat berbahaya, sebab bisa menyebabkan masalah jantung seperti detak jantung tidak teratur, gagal jantung dan penyakit jantung koroner jika tidak ditangani dengan tepat dan cepat.

6. Penyakit Autoimun: Beberapa laporan menunjukan bahwa orang dengan gangguan autoimun sering mengalami gangguan tidur dan merasa gelisah. Ini karena sistem kekebalan Anda salah mengira bagian tubuh yang berfungsi normal sebagai patogen berbahaya. Demam dan keringat malam bisa menjadi efek samping dari penyakit ini.

7. Limfoma Hodgkin: Merupakan salah satu jenis kanker paling umum yang menyebabkan keringat malam. Kanker ini bisa menyebabkan pengidapnya terbangun dengan basah kuyup. Gejala lain dari kanker ini termasuk pembengkakan tanpa rasa sakit di kelenjar getah bening, demam terus-menerus, penurunan berat badan dan gatal-gatal di seluruh tubuh.

1
3