Share

Cara Mengatasi Kutu Air pada Kulit di Musim Penghujan

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 14 September 2022 21:15 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi kutu air (foto: istimewa)

SALAH satu masalah yang bakal dihadapi saat musim penghujan adalah kutu air. Kondisi ini terjadi karena bagian tubuh terutama kaki banyak bersinggungan dengan air yang kotor dan dalam durasi yang panjang.

Kutu air sebetulnya bukan masalah serius, tapi penyakit ini menimbulkan ketidaknyamanan. Karena itu, tidak ada salahnya untuk menyembuhkan kutu air akibat banjir.

Sebelumnya, kutu air adalah ruam pada kulit di antara jari kaki atau telapak kaki yang disebabkan jamur. Ketika jamur itu menetap di kulit kaki, kondisi yang terjadi adalah area kulit memutih, kering, kemerahan, bersisik, lembap, pecah-pecah, gatal, sakit, hingga melepuh.

 kaki gatal

Dijelaskan lebih lengkap dalam laman MSD Manuals, penyakit ini muncul karena tubuh terlalu sering bersentuhan dengan air atau mengenakan kaos kaki lembap untuk beraktivitas. Penyakit ini disebabkan oleh jamur yang bernama Trichophyton.

Perawatan paling aman dari penyakit yang kerap disebut juga dengan istilah 'Athlete's Foot' ialah mengggunakan obat antijamur yang diaplikasikan langsung ke area yang bermasalah (topikal). Namun, penyakit kutu air kerap kambuh dan karena itu penderita mesti sering menggunakan obat antijamur ini untuk waktu yang cukup lama.

Perawatan paling aman dari penyakit yang kerap disebut juga dengan istilah 'Athlete's Foot' ialah mengggunakan obat antijamur yang diaplikasikan langsung ke area yang bermasalah (topikal). Namun, penyakit kutu air kerap kambuh dan karena itu penderita mesti sering menggunakan obat antijamur ini untuk waktu yang cukup lama.

Terlebih ketika Anda masih bersinggungan langsung dengan air, misalnya korban banjir. Karena kondisi yang demikian, Anda mesti mengoleskan obat antijamur sampai kondisi banjir surut dan Anda tidak terpapar air banjir yang kotor tersebut. Ketika Anda masih menyentuh air banjir, maka penyakit kutu air belum bisa teratasi sepenuhnya.

Jika Anda tidak suka menggunakan salep antijamur, biasanya akan direkomendasikan obat oral seperti itrakpnazol dan terbinafine. Namun, obat tersebut memiliki efek samping meski efektif mengatasi masalah kutu air. Karena itu, salep antijamur adalah pilihan paling baik.

  kaki

Selain menggunakan obat, hal lain yang harus diperhatikan adalah Anda menjauh dari kondisi banjir. Setelah itu, pastikan apa yang Anda kenakan ke kaki tidak lembap untuk mencegah kekambuhan. Kemudian, usahakan untuk gunakan alas kaki terbuka supaya kaki bisa 'bernapas' dengan baik.

Tidak hanya itu, sering-seringlah untuk mengganti kaus kaki ketika cuaca atau kondisi masih lembap. Pastikan juga setelah mandi, area jari kaki kering untuk meminimalisir kelembapan yang tinggi di area tersebut. Untuk itu, beberapa orang akan menggunakan bubuk antijamur (miconazole) atau bisa juga merendam kaki dengan larutan Burow (aluminium subacetate).

Jadi, masalah kutu air memang sepele, tapi tetap harus ditangani agar tidak memberi rasa tidak nyaman dan Anda pun bisa beraktivitas dengan baik. Pastikan untuk selalu kering, ya, area kaki.

1
2