Share

Ketua Satgas HIV: Anak Wajib Diperiksa Jika Sang Ibu Positif Terinfeksi HIV

Kevi Laras, Jurnalis · Rabu 14 September 2022 19:58 WIB
$detail['images_title']
HIV AIDS (Foto: Freepik)

DETEKSI dini jadi salah satu cara untuk mencegah penularan virus HIV semakin meluas, terutama dalam satu keluarga.

Disampaikan Dr. Endah Citraresmi, SpA(K), Ketua Satgas HIV Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) untuk mencegah HIV perlu melakukan pengecekan yang dilakukan pada seluruh anggota keluarga. Pemeriksaan harus segera dilakukan, tanpa perlu menunggu gejala muncul.

"Pertama kalau ada ibu terinfeksi HIV, anaknya harus diperiksa, anak kandungnya. Semua harus diperiksa, jangan tunggu gejala dulu," ujar Dr. Endah Ketua Satgas HIV IDAI, dalam Media Interview secara online baru-baru ini.

Mengapa pemeriksaan seperti ini jadi sangat penting? Tahukah Anda, kalau penularan virus HIV pada anak sekitar 90 persen itu dimulai dari ibu, ketika mengandung dan melahirkan (persalinan).

Dalam menangani kasus HIV pada anak, hingga saat ini penangannya memang membutuhkan obat. Obat yang diberikan pun tidak cukup satu jenis dan harus diminum seumur hidup.

"Minimal kita berikan saya ini paling tidak dua atau tiga jenis obat, dan kemudian harus diberikan terus menerus, setiap hari tidak boleh putus dan sampai saat ini atau seumur hidup," tutup Dr. Endah singkat.

(rpa)