Share

3 Mitos Salah Tentang Kafein, Cek Faktanya!

Destriana Indria Pamungkas, Jurnalis · Rabu 14 September 2022 13:07 WIB
$detail['images_title']
Mitos Tentang Kafein (Foto: Shutterstock)

3 mitos yang salah tentang kafein menarik untuk dibahas. Kafein selalu ada di dalam minuman kopi. Saat ini kopi menjadi salah satu jenis minuman yang banyak dikonsumsi orang di seluruh dunia.

Berikut 3 mitos yang salah tentang kafein dirangkum dari berbagai sumber:

kafein dan kopi

1. Mitos Bisa Tumbuhkan Jerawat

Mengonsumsi kopi terlalu banyak disinyalir dapat memicu timbulnya jerawat di wajah. Banyak orang pun akhirnya mengurangi konsumsi kopi agar menghindari jerawat.

Namun menurut penelitian, kopi tidak memicu timbulnya jerawat, meskipun bisa memperparah keadaanya. Akan tetapi, hal tersebut sangat tergantung pada jenis bahan tambahan yang Anda campurkan ke dalam kopi dan seberapa banyak Anda mengonsumsinya setiap hari.

Hingga saat ini, memang tidak ada data pasti antara jerawat dengan makanan. Meski begitu, berdasarkan hasil survey, sebagian orang mengklaim bahwa jerawat yang timbul selalu dikaitkan dengan konsumsi kopi berlebihan.

2. Mitos Bisa Hilangkan Mabuk

Bnyak dari masyarakat di dunia juga menggunakan kafein untuk melawan efek mabuk yang disebabkan oleh minuman keras agar cepat sober alias siuman.

Meski berharap kafein dapat membuat kita tersadar dari mabuk, ternyata penelitian mengungkap hal sebaliknya. Dalam program Food Unwrapped, Profesor Tony Moss dari London South Bank University menuturkan, kopi dan kafein tidak mampu membantu menurunkan kadar alkohol dalam darah.

Alih-alih tersadar, seluruh kemampuan motorik Anda malah tetap merasakan dampak dari alkohol. Untuk membuktikan teori itu, Moss melakukan uji coba terhadap lima orang pelajar yang diminta meminum vodka dan tonik yang mengandung alkohol sesuai takaran berat dan tinggi badan mereka.

Setelah menenggak alkohol, kelima pelajar itu diminta melakukan tes yang tentu saja gagal. Kelima pelajar itu lalu diminta meminum kopi dalam takaran yang cukup kuat. Hasilnya, mereka merasa lebih terjaga dan waspada tetapi kembali gagal dalam melalukan tes alkohol.

3. Mitos  Bisa menyebabkan kecanduan

Selanjutnya adalah anggapan jika kafein bisa menyebabkan kecanduan dan sulit untuk dihentikan. Rupanya, anggapan tersebut hanyalah sebuah mitos. Karena, kafein tidak memberikan efek layaknya narkoba.

Walau demikian, jika Anda sudah terbiasa dengan kafein dan ingin berhenti secara tiba-tiba, maka hal tersebut akan membuat Anda mengalami gejala-gejala tertentu. Namun jangan takut karena gejala tersebut tidak akan berlangsung lama.

Demikian informasi mengenai 3 mitos yang salah tentang kafein.

(RIN)

1
3