Share

Bintitan: Pengertian Umum, Gejala, Penyebab, Faktor Risiko, dan Pencegahan

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Selasa 13 September 2022 09:27 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Bintitan (Foto: Shutterstock)

BINTITAN merupakan salah satu kondisi mata yang berupa benjolan merah dan menyakitkan di dekat tepi kelopak mata. Bintitan terlihat seperti bisul atau jerawat yang berisi nanah.

Umumnya bintitan terbentuk di bagian luar kelopak mata, tetapi terkadang bisa terbentuk di bagian dalam kelopak mata. Bintitan ini dapat sembuh dengan sendirinya dalam hitungan hari.

sakit mata

Lantas, apa pengertian bintitan? Bagaimana gejala, penyebab, faktor resiko, dan pencegahannya? Untuk memahaminya, simak rangkuman okezone, berikut ini.

Dikutip dari webmd, bintitan adalah jerawat atau abses yang terbentuk di kelopak mata atas atau bawah. Terkadang bakteri yang umumnya hidup di permukaan kelopak mata menghalangi saluran minyak dan menyebabkan peradangan.

Peradangan ini yang lambat laun menjadi bengkak dan berwarna merah. Benjolan tersebut diketahui berisi nanah yang bertahan beberapa hari sebelum pecah dan kemudian sembuh.
Dikutip dari Mayo Clinic, terdapat beberapa gejala bintitan yang umum dirasakan:
-Benjolan merah di kelopak mata berwarna merah yang mirip dengan -bisul atau jerawat
-Sakit kelopak mata
-Kelopak mata bengkak
Perlu diketahui, kondisi lain yang menyebabkan radang kelopak mata adalah kalazion. Kalazion terjadi saat ada penyumbatan di salah satu kelenjar minyak kecil di dekat bulu mata. Tak seperti bintitan, kalazion tidak menyakitkan dan cenderung paling menonjol di sisi dalam kelopak mata. 
Lalu, apa penyebab dan faktor risiko dari mata bintitan? Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini.
Bintitan disebabkan oleh infeksi kelenjar minyak di kelopak mata yang dapat menyebabkan peradangan. Bakteri staphylococcus umumnya bertanggung jawab untuk sebagian besar infeksi ini.

Peradangan ini yang lambat laun menjadi bengkak dan berwarna merah. Benjolan tersebut diketahui berisi nanah yang bertahan beberapa hari sebelum pecah dan kemudian sembuh.
Dikutip dari Mayo Clinic, terdapat beberapa gejala bintitan yang umum dirasakan:-Benjolan merah di kelopak mata berwarna merah yang mirip dengan -bisul atau jerawat-Sakit kelopak mata-Kelopak mata bengkak
Perlu diketahui, kondisi lain yang menyebabkan radang kelopak mata adalah kalazion. Kalazion terjadi saat ada penyumbatan di salah satu kelenjar minyak kecil di dekat bulu mata. Tak seperti bintitan, kalazion tidak menyakitkan dan cenderung paling menonjol di sisi dalam kelopak mata. 

Lalu, apa penyebab dan faktor risiko dari mata bintitan? Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini.
Bintitan disebabkan oleh infeksi kelenjar minyak di kelopak mata yang dapat menyebabkan peradangan. Bakteri staphylococcus umumnya bertanggung jawab untuk sebagian besar infeksi ini.

Adapun penyebab lain dari bintitan adalah kuman dan kulit mati yang terperangkap di ujung kelopak mata.

Perlu diketahui, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena bintitan, antara lain:

-Menyentuh mata dengan tangan yang kotor

-Menggunakan kosmetik yang sudah kadaluarsa

-Tidak membersihkan bekas kosmetik pada mata sebelum tidur

-Memakai lensa kontak yang tidak steril

-Mengalami peradangan pada ujung kelopak mata (blefaritis)

-Mengalami penyakit rosacea yang menyebabkan kulit wajah memerah

Untuk mencegah infeksi mata ada beberapa cara yang bisa dilakukan:

-Cuci tangan dengan sabun dan air hangat atau gunakan pembersih tangan berbasis alkohol beberapa kali setiap hari. Sebisa mungkin jauhkan tangan dari mata untuk menghindari menyentuh area mata.

-Kurangi risiko infeksi mata berulang dengan membuang kosmetik lama. Selain itu, jangan berbagi kosmetik dengan orang lain.

-Jika memakai lensa kontak, cuci tangan hingga bersih sebelum memegang lensa kontak dan ikuti saran dokter untuk mendesinfeksi.

-Jika pernah mengalami bintitan sebelumnya, gunakan kompres hangat secara teratur dapat membantu mencegahnya datang kembali.

-Jika menderita blepharitis, ikuti petunjuk dokter untuk merawat mata.

Demikian pemahaman terkait bintitan yang perlu dipahami dan dicegah. Sebisa mungkin jaga kebersihan mata untuk terhindar dari bintitan.

(RIN)

1
3