Share

Tangani Penyakit Infeksi Emerging Baru, Menkes Budi: Butuh Kolaborasi Lintas Negara

Intan Afika Nuur Aziizah, Jurnalis · Selasa 13 September 2022 18:44 WIB
$detail['images_title']
Menkes Budi, (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

PANDEMI Covid-19 bukan jadi satu-satunya ancaman kesehatan masyarakat saat ini. Tidak menutup kemungkinan, akan muncul penyakit infeksi emerging baru yang mengintai dunia.

Penyakit infeksi emerging (emerging infectious diseases) merupakan penyakit yang muncul dan menyerang suatu populasi untuk pertama kalinya atau telah ada sebelumnya. Namun meningkat dengan sangat cepat, baik dalam jumlah kasus baru di dalam satu populasi ataupun penyebarannya ke daerah geografis yang baru, contoh infeksi Covid-19, Mers-CoV, Avian Influenza (H5N1),

Penyakit infeksi emerging, kata Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, tidak hanya menimbulkan kematian saja, tetapi juga memicu masalah sosial, ekonomi, dan politik. Maka dari itu, negara harus mendeteksi, menangani, dan mencegah penularan penyakit infeksi ini dengan cepat.

“Negara harus memiliki respons cepat terhadap penyakit infeksi emerging,” jelas Menkes Budi, dalam International Workshop on Managing Emerging Infectious Diseases among Front-Line Healthcare Workers yang diselenggarakan oleh Pusat Infeksi Nasional, RSPI Prof. dr. Sulianti Saroso, dikutip dari siaran resmi yang diterima MNC Portal pada Selasa (13/9/2022).

(Foto: tangkapan layar) 

Dalam kesempatan yang sama, Menkes Budi juga menyoroti kemampuan tenaga kesehatan dalam menangani penyakit infeksi emerging yang harus ditingkatkan. Mengingat, para tenaga kesehatan ini adalah garda terdepan dalam penanganan.

"Kita perlu memaksimalkan kualitas dokter, perawat dalam menangani penyakit infeksi emerging," tambahnya.

Dalam upaya menekan penyebaran penyakit infeksi emerging baru ini, ia mengatakan, kolaborasi lintas negara penting dilakukan sebab satu negara tidak akan bisa menangani penyakit ini sendirian.

 BACA JUGA:Ini Salah Satu Penyebab Anak Takut ke Dokter Gigi Menurut Menkes

BACA JUGA: HKGN, Menkes Budi: Orangtua Perlu Ajarkan ke Anak, Pergi ke Dokter Gigi Tak Menakutkan!

Contohnya, workshop yang terlaksana di bawah koordinasi Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) ini menjadi contoh nyata upaya bersama dalam menghadapi penyakit infeksi emerging. Sebab, kolaborasi lintas negara akan menekan penyebaran penyakit infeksi emerging baru.

"Workshop ini menjadi contoh nyata upaya bersama dalam menghadapi penyakit infeksi emerging. Kolaborasi lintas negara dengan rumah sakit dan tenaga kesehatan akan menekan penyebaran penyakit infeksi emerging yang berdampak serius pada infeksi akut, pertumbuhan ekonomi serta angka kematian,” tandasnya.

Workshop internasional ini diikuti oleh peserta dari beragam latar belakang seperti dokter, perawat, tenaga laboratorium, dan tenaga farmasi. Mereka berasal dari sembilan negara APEC, yakni Indonesia, Singapura, Brunei Darussalam, Filipina, Kanada, China, Vietnam, Malaysia, dan Thailand. Peserta dari Indonesia berasal dari 24 fasilitas kesehatan yang tersebar di Indonesia.

1
3