Share

Wanita Ini Tak Bisa Pakai Sepatu Normal Gara-gara Idap Eksim Langka

Astri Lawrensia, Jurnalis · Selasa 13 September 2022 08:00 WIB
$detail['images_title']
Nicole Preece idap eksim langka, (Foto: Instagram @aussiemum_to.6)

KONDISI eksim (eczema) dialami banyak orang, dan memang bisa dialami oleh siapa saja tanpa mengenal usia dan gender.

Secara umum, ada berbagai jenis eksim yang sering dialami misalnya seperti dermatitis, neurodermatitis, eksim tangan, dan lain-lain. Mendengar kata eksim, yang terlintas biasanya kulit kering, gatal dan kemerahan atau teriritasi.

Namun, eksim yang dialami wanita bernama Nicole Preece ini bisa dibilang eksim yang ‘another level’. Sebab, eksim yang diidap wanita yang tinggal di Mornington Peninsula, Victoria, Australia tersebut adalah jenis eksim yang sangat langka yang membuat beberapa bagian tubuhnya seperti terbakar dan muncul lepuhan - lepuhan besar,

Kondisi ini dialami oleh Nicole sekitar enam tahun yang lalu setelah melahirkan putrinya. Wanita berusia 34 tahun ini mengaku, sudah mencoba berbagai pengobatan dan kondisinya sempat mereda.

Namun, eksim langka yang membuat dirinya menderita itu kembali kambuh dan semakin parah pada tahun 2021 hingga sekarang. Dokter mengklaim bahwa eksim yang dialami oleh Nicole merupakan eksim langka yang disebut Palmoplantar Pustulosis (PPP).

Mengidap eksim PPP, aktivitas dan gerakan keseharian Nicole begitu terganggu. Contohnya, ia tidak bisa memakai sebagian besar sepatu seperti wanita normal lainnya, kesulitan saat mandi, dan aktivitas lainnya karena kaki dan tangannya langsung terasa sangat panas dan menyakitkan, dilansir dari New York Post, Selasa (13/9/2022).

“Saya ingin sekali bisa memakai sandal jepit dan bermain di pantai bersama anak-anak saya tanpa rasa sakit. Saya terlihat seperti korban luka bakar. Saya bahkan harus mencuci rambut dengan sarung tangan di kamar mandi. Kedengarannya bodoh, tapi hal-hal kecil itulah yang benar-benar membuatku sedih,” curhat Nicole.

( Foto: Instagram @aussiemum_to.6) 

Namun, hal itu tidak mempengaruhi semangat Nicole untuk sembuh. Ia tak patah semangat mencari pengobatan dan perawatan untuk kondisi kulitnya. Mulai dari memilih makanan yang sehat, penyembuhan dengan menggunakan berbagai jenis bahan alami, hingga mencoba pil yang ditujukan untuk pasien kanker yang menyebabkan rambutnya rontok.

“Saya mencoba lebih dari 60 jenis diet, perawatan, dan penyembuhan dengan bahan alami, yang memperburuk kondisi saya. Sehingga dokter sempat memberikan obat yang dirancang untuk pasien kanker,” imbuhnya.

Dijelaskan lebih lanjut, hal itu disebabkan karena kondisi psoriasis (sel-sel kulit menumpuk dan menghasilkan bercak bersisik yang gatal dan kering) yang menutupi tangan dan kaki Nicole tidak merespons perawatan biasa. Selain itu kondisi cuaca juga sangat mempengaruhi kondisi kulit Nicole.

"Eksim saya membaik dalam cuaca yang lebih hangat, tetapi psoriasis di kulit saya memburuk. Ini sangat tergantung pada bagaimana tubuh saya bereaksi, ” cerita Nicole.

Hingga saat ini, setelah bertahun-tahun mencoba berbagai produk pengobatan, baik yang dijual bebas maupun yang alami, Nicole akhirnya menemukan beberapa produk alami untuk meredakan gejala dan luka akibat eksim yang dialaminya, seperti menggunakan lotion khusus eksim dari membantu meredakan luka eksimnya.

Selain itu, Nicole juga mencoba mandi dengan cara khusus yakni dan memasukkan gandum ke dalam kaus kaki ketika mandi untuk menenangkan lepuhan dan sakit di tubuhnya.

1
3