Share

Batu Empedu: Pengertian Umum, Gejala, Penyebab, Faktor Risiko, dan Pencegahan

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Senin 12 September 2022 09:53 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto: Zeenews)

Ukuran batu empedu berkisar dari sebutir pasir hingga sebesar bola golf. Beberapa orang yang didiagnosa mungkin memiliki satu batu empedu, namun ada juga yang memiliki batu empedu lebih dari satu pada saat bersamaan.

Orang yang mengalami gejala dari batu empedu umumnya memerlukan operasi pengangkatan kantong empedu. Akan tetapi, batu empedu yang tidak menimbulkan gejala biasanya tidak memerlukan pengobatan.

Sedangkan gejala batu empedu dapat menyebabkan rasa sakit di perut kanan atas atau bagian tengah perut. Penderita mungkin mengalami sakit kandung empedu dari waktu ke waktu setelah mengonsumsi makanan yang tinggi lemak, seperti makanan yang digoreng, tetapi rasa sakit itu bisa terjadi hampir setiap saat

Nyeri yang disebabkan oleh masalah batu empedu umumnya berlangsung hanya beberapa jam, tetapi bisa terasa parah. Jika batu empedu tidak diobati atau tidak teridentifikasi, gejalanya dapat meningkat termasuk:

-Suhu badan tinggi

-Detak jantung cepat

-Kulit dan bagian putih mata menguning

-Kulit terasa gatal

-Diare

-Mengalami panas dingin

-Kehilangan nafsu makan secara drastis

Penyebab batu empedu diduga lantaran ketidakseimbangan senyawa kimia empedu di dalam kantong empedu. Sementara para peneliti masih belum jelas terkait apa sebenarnya yang menyebabkan ketidakseimbangan itu terjadi.