Share

Saat Pandemi Covid-19 Sudah Usai, PeduliLindungi untuk Apa Ya?

Kevi Laras, Jurnalis · Senin 12 September 2022 09:30 WIB
$detail['images_title']
aplikasi PeduliLindungi, (Foto: Ant)

PENGGUNAAN aplikasi PeduliLindungi diwajibkan selama pandemi Covid-19 di Indonesia. Digunakan pemerintah masuk sebagai salah satu instrumen 3T (test, tracing, treatment) masyarakat dalam beraktivitas secara sosial dan ekonomi.

Berandai-andai, jika suatu saat status pandemi Covid-19 sudah dicabut oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO). Lantas, untuk apakah aplikasi tersebut pasca pandemi kelak? Mengingat, bisa saja tak lagi digunakan untuk memindai setiap orang beraktivitas di tempat umum atau pun melakukan tes Covid-19.

Menurut Chief of Digital Transformation Office Kementerian Kesehatan RI, Setiaji ST, PeduliLindungi sebagai aplikasi pelayanan kesehatan di Indonesia, ke depannya akan digunakan untuk menangani kemungkinan pandemi lain.

"Kemudian tentunya pasti digunakan secara terus menerus, bukan hanya Covid. Ke depannya buat menangani apabila terjadi pandemi lainnya," kata, Setiaji konferensi pers Pemanfaatan Rekam Medis Elektronik disiarkan di kanal YouTube Kemenkes, Senin (12/9/2022).

Sebagai persiapan, Setiaji mengungkap PeduliLindungi akan mengalami pengembangan fitur. Mengingat PeduliLindungi nantinya juga akan dimanfaatkan dalam sistem rekam medis.

"Kami mengembangkan sistem dan aplikasi baru, tentunya kami (Kemenkes) akan menggunakan PeduliLindungi dan mengembangkan fitur-fitur yang ada dan utamanya adalah lebih menggunakan ekosistem yang sudah ada," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan langkah ini diambil karena meliaht kondisi di lapangan. Masyarakat Indonesia sudah memahami dan familiar dengan penggunaan PeduliLindungi dalam kehidupan sehari-hari.

"Kenapa kami menggunakan PeduliLindungi? Pertama karena masyarakat ke Indonesia sudah terbiasa menggunakan PeduliLindungi, dan kami ingin meneruskan bahwa PeduliLindungi bukan hanya untuk Covid-19 tetapi untuk mengakses seluruh layanan kesehatan," tandas Setiaji.

 BACA JUGA:Masyarakat Ogah Vaksin Covid-19, Ahli Kesehatan: Jangan Jenuh Hidup Sehat

BACA JUGA:Indonesia Masih Pandemi Covid-19, Ahli Kesehatan: Tidak Boleh Abai!

1
2