Share

Begini Upaya Pemerintah Turunkan Jumlah Kematian Ibu dan Anak

Kevi Laras, Jurnalis · Jum'at 09 September 2022 14:41 WIB
$detail['images_title']
Ibu dan anak (Foto: Parent map)

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengupayakan pemanfaatan buku kesehatan ibu dan anak (KIA) dalam mendukung kesehatan ibu dan anak. Hal ini dilakukan sebagai langkah untuk menurunkan angka kematian ibu dan kematian Balita.

Hal ini mengacu pada kehamilan, persalinan, nifas, dan masa kanak-kanak adalah masa kritis. Secara global, kematian ibu dan anak telah turun secara signifikan, tetapi bebannya masih tinggi.

 ibu dan anak

"Buku KIA memainkan peran penting sebagai alat berbasis rumah untuk memastikan kesehatan ibu dan anak yang berkelanjutan,” ujar Wakil Menteri Kesehatan dr. Dante Saksono Harbuwono dalam Sehat Negeriku.

Penyediaan pemeriksaan antenatal berkualitas tinggi dan teratur selama kehamilan, akan menentukan status kesehatan ibu hamil dan anak-anak. Dengan ini pemerintah berkomitmen, untuk memprioritaskan ketersediaan layanan esensial bagi ibu dan anak.

 BACA JUGA:Kecemasan Hingga Agresif, Ancaman Kesehatan Anak Ketika Terlalu Sering Terpapar Gawai

Untuk mengoptimalkan pemanfaatan KIA, pemerintah Indonesia bekerja sama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) mengadakan program pengembangan kapasitas kerja sama Selatan-Selatan melalui pertukaran pengetahuan, keahlian, dan sumber daya.

Selain itu juga diselenggarakan kegiatan Knowledge Sharing Program on Maternal and Child Health Handbook, ‘Enhancing quality of care for early detection through integrated health check-up for mother and child using MCH Handbook’ yang diselenggarakan pada tanggal 7-9 September 2022, dengan peserta berasal dari delapan negara.

"Kami bertujuan untuk mengakomodasi negara-negara untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik mereka dalam melakukan deteksi dini dan pemeriksaan kesehatan terpadu untuk Ibu dan Anak menggunakan buku KIA,” ungkap Dante.

1
2