Share

Penyakit Legionnaire, Pneumonia Misterius Argentina Pernah Ditemukan di Bali dan Tangerang

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 05 September 2022 11:04 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi pneumonia misterius (foto: istimewa)

PEJABAT kesehatan Tucuman, Argentina, mengaitkan pneumonia misterius yang dilaporkan di wilayahnya dengan penyakit Legionnaires. Menariknya, penyakit Legionnaires ternyata pernah ditemukan di Indonesia.

Menurut informasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Indonesia pernah melaporkan kasus Legionnaires di Bali (1996), Karawaci Tangerang (1999), dan di sejumlah kota lainnya. Kasus Legionnaires ini terjadi akibat paparan bakteri bernama Legionella yang ditemukan di air menara sistem pendingin bangunan bertingkat.

 pneumonia misterius

"Dari hasil survei tahun 2001 pada air menara sistem pendingin di hotel-hotel yang ada di Jakarta dan Denpasar, ditemukan hampir 20% dari petugas pengelola air menara sistem pendingin terpajan bakteri Legionella," papar laporan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dikutip MNC Portal, Senin (5/9/2022).

"Hasil tersebut didapat dari pemeriksaan laboratorium terhadap darah para petugas," tambah laporan tersebut.

Di Argentina sendiri, dilaporkan kantor berita The Print, sudah ada 5 orang yang meninggal dunia akibat pajanan bakteri Legionella. Kondisi pasien sangat parah, sehingga terapi pengobatan tidak lagi bisa menyelamatkan nyawa mereka.

Ya, pasien meninggal akibat penyakit Legionnaires mengalami gejala buruk seperti demam tinggi, nyeri tubuh, dan kesulitan bernapas. Gejala yang mirip dengan Covid-19.

Dari laporan pejabat kesehatan Argentina, hampir semua pasien Legionnaires ini adalah petugas kesehatan di satu klinik di kawasan San Miguel de Tucuman. Mereka terpapar bakteri dari sistem pendingin sentral.

Menurut laporan Kemenkes Republik Indonesia, penyakit Legionnaires ini timbul akibat pemakaian sistem pendingin sentral, alat pelembap ruangan, sistem air panas dan shower, kolam spa, whirlpool, maupun alat bantu pernapasan.

"Pekerja pembersih cooling tower berisiko alami Legionnaires jika cooling tower terkontaminasi dengan Legionella, terutama jika alat telah lama tidak terpakai,' terang keterangan resmi Kemenkes.

Di sisi lain, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menjelaskan bahwa bakteri Legionella yang menyebabkan Legionnaires bisa juga sebabkan masalah kesehatan yang tidak begitu serius. Adalah penyakit demam Pontiac. Demam ini tidak menginfeksi paru-paru dan biasanya akan hilang dalam 2 sampai 4 hari.

(vvn)

1
2