Share

5 Penyebab Kanker Serviks, Penyakit yang Diidap Ibunda Ressa Herlambang Sebelum Meninggal

Selvianus, Jurnalis · Kamis 01 September 2022 07:30 WIB
$detail['images_title']
Ressa Herlambang (foto: istimewa/selvianus)

KABAR duka datang dari Penyanyi Ressa Herlambang. Ibunda tercinta, Yulla Heri Burhania meninggal dunia pada Selasa malam (30/8/2022). Almarhumah menghembus napas terakhirnya sekitar pukul 20:30 WIB. Saat ini jenazah sudah dimakamkan di TPU Gober, Kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (31/8/2022).

Kepergian Ibunda tercinta, Yulla Heru Burhania menyisahkan duka mendalam, bagi keluarga besar. Ressa Herlambang nampak begitu terpukul dengan musibah yang dialaminya. Saat ditemui awak media di TPU Gober, di Kawasan Jatinegara Jakarta Timur, dia menjelaskan bahwa wafatnya almarhumah disebabkan oleh penyakit kanker serviks. Namun tak hanya sampai disitu, belakangan ini ibunya divonis mengalami penyakit ginjal hingga menyebar ke paru-paru.

kanker serviks

Kanker serviks memang dikenal sebagai penyakit mematikan untuk kaum wanita. Pada umumnya, stadium awal kanker serviks, mungkin tidak menimbulkan gejala.

Bersama dengan kanker payudara, kanker serviks merupakan pembunuh paling banyak kaum wanita. Lantas siapa saja yang paling berisiko mengalami kanker serviks?

Berikut paparan singkat lima tipe orang yang berisiko mengalami kanker serviks yang dihimpun dari berbagai sumber , Rabu (31/08/2022).

1. Melewatkan vaksinasi HPV

Vaksin HPV dapat melindungi terhadap jenis HPV yang paling sering menyebabkan kanker serviks, vagina, dan vulva. Vaksin ini bekerja paling baik bila diberikan sebelum terpapar HPV, karena dapat mencegah namun tidak dapat mengobati.

2. Punya riwayat seksual tak sehat

Contoh riwayat seksual tidak sehat itu seperti aktif secara seksual di usia muda (terutama di bawah 18 tahun), punya banyak pasangan seksual dan memiliki satu pasangan yang dianggap berisiko tinggi (seseorang dengan infeksi HPV atau yang memiliki banyak pasangan seksual).

3. Punya sistem kekebalan lemah

 Orang yang mengidap HIV dan AIDS memiliki risiko yang lebih tinggi untuk infeksi HPV. Sistem kekebalan tubuh penting dalam menghancurkan sel kanker dan memperlambat pertumbuhan dan penyebarannya.

4. Penggunaan pil KB jangka panjang

 Ada bukti bahwa menggunakan kontrasepsi oral untuk waktu yang lama meningkatkan risiko kanker serviks. Penelitian menunjukkan bahwa risiko kanker serviks, meningkat semakin lama pada seorang wanita yang menggunakan kontrasepsi oral. Tetapi risikonya turun kembali, setelah kontrasepsi oral dihentikan dan bisa kembali normal beberapa tahun setelah penghentian.

5. Jarang makan buah dan sayur

Bagi wanita yang dietnya tidak menyertakan cukup buah dan sayuran mungkin berisiko lebih tinggi terkena kanker serviks. Hal ini terkait dengan sistem kekebalan tubuh.

(vvn)

1
2