Share

Mengidap Emetophobia, Wanita Ini Tak Bisa Sentuh Anaknya yang Sedang Sakit

Rabu 31 Agustus 2022 07:00 WIB
$detail['images_title']
Maddie Blockley idap phobia jatuh sakit, (Foto: Dok pribadi Maddie Blockley)SWNS)

SETIAP orang pasti tidak ingin jatuh sakit, semua orang pasti menginginkan untuk selalu sehat. Baik itu sehat secara fisika atau pun secara mental.

Maka dari itu, sebetulnya sangat normal, jika seseorang takut terserang suatu penyakit atau mengalami sesuatu yang membuat dirinya jadi sakit. Oleh karena itu, banyak orang akan berusaha dan melakukan apapun demi kesehatan tubuhnya, mulai dari berolahraga, menjaga pola makan, menjaga kebersihan, dan lain sebagainya.

Namun, bagaimana jadinya jika seseorang takut berlebihan terserang suatu penyakit? Inilah yang sedang dialami oleh seorang wanita bernama Maddie Blockley di Burton, Inggris.

Wanita yang berusia 28 tahun ini mengaku mengalami phobia jatuh sakit yang membuatnya melakukan hal - hal yang tidak wajar. Ya, karena takut dirinya akan sakit, Maddie bahkan pernah tidak mau menyentuh putrinya sendiri ketika anaknya itu sedang jatuh sakit, dikutip dari New York Post, Rabu (31/8/2022).

“Menjadi sakit sangat menakutkan bagiku, saya tidak bisa mengambil risiko apapun. Saya benci melakukan ini, tetapi itu adalah ketakutan yang sangat besar bagi saya,” kata Maddie.

Rasa takut yang dialami Maddie berawal ketika dirinya masih berusia 9 tahun. Maddie kecil, pernah keracunan makanan dan muntah-muntah, hingga akhirnya ia harus dirawat di rumah sakit. Sejak saat itu, Maddie mulai menghindari hal-hal yang berpotensi membuatnya sakit dan menjadi pemilih makanan hingga menjadi vegetarian untuk menghindari makan daging.

Dalam keseharian, Maddie juga menjalankan gaya pola hidup menjaga kebersihan dengan level cukup ekstrim. Screening makanan, mencuci air tangan dengan air panas, dan sebagainya.

Follow Berita Okezone di Google News

"Saya akan membawa makanan ke kamar dan memeriksanya di bawah lampu kamar tidur. Apa pun yang saya tidak suka tampilannya, akan saya buang ke toilet. Saya terlalu sering mencuci tangan hingga melepuh karena airnya terlalu panas,” curhat Maddie.

“Saya bertekad untuk menjauhi sarang penyakit apapun karena itulah cara untuk menyingkirkan kuman,” lanjutnya.

Saat berusia 10 tahun Maddie juga telah memutuskan untuk menghindari produk susu dan bahkan akan membuang makanan yang baru dibuka jika baunya tidak enak.

"Saya benci setiap kali harus membuang sesuatu, terutama dengan biaya hidup saat ini. Tetapi jika makanannya sedikit berbau, saya harus membuangnya.

 BACA JUGA:Unik! Gadis Remaja Ini Idap Phobia Sosok Michael Jackson

BACA JUGA:Wanita Ini Pingsan Setiap Hari, Idap Penyakit Apa Ya?

Saat itu, orang tua Maddie tidak tahu apa yang salah dengannya, hingga mereka memutuskan membawa dirinya ke dokter umum untuk mendapatkan bimbingan kesehatan mental karena gangguan makan.

Maddie menambahkan, ia pernah sampai mengatakan bahwa dirinya akan lebih memilih untuk mati daripada muntah.

Hal itu terus berlanjut dan Maddie akhirnya berusaha menghilangkan ketakutannya dengan berkomitmen untuk memakan apa yang dia sebut "diet aman, yang terdiri dari makanan kering dan produk - produk terbaik, hingga rutin pergi melakukan terapi kesehatan mental.

Sampai akhirnya pada Mei 2019 Maddie didiagnosa mengalami emetophobia, ketakutan yang ekstrim akan muntah.

Maddie menuturkan ia sadar kalau dirinya memang takut jatuh sakit, tetapi tidak pernah bisa paham mengapa atau apa yang sebenarnya salah dengan dirinya. Paska didiagnosis mengidap emetophobia, bisa membantu dirinya untuk mulai mengelola dan mencari cara agar ketakutan dalam dirinya bisa berkurang.

Ibu satu anak tersebut, akhirnya memulai terapi perilaku kognitif dan hipnoterapi sejak 2021 untuk membantu mengatasi dan mengelola phobia yang ia idap. Maddie menyebut, saat ini phobia yang dialaminya sudah berkurang. Namun kadang akan kambuh tergantung situasi yang dialami Maddie.

Momen yang membuat phobianya kambuh, contohnya ketika putrinya yang masih balita, Amelie Smout sedang jatuh sakit. Maddie merasa dia tidak bisa berada di dekat putrinya tersebut sampai satu pekan lamanya.

"Saya tidak bisa memegang tangannya atau berada di kamar bersamanya dalam waktu yang lama. Hatiku hancur saat dia bertanya, apakah saya tidak mencintai dirinya karena dia anak yang nakal,” cerita Maddie.

Meskipun belum sepenuhnya sembuh, untungnya Maddie mendapat dukungan moril dari sang suami, Jack Smout yang siap siaga menyiapkan kebutuhannya.

“Perasaan takut jatuh sakit itu seperti trauma. Saya hanya berharap, saya bisa mulai mengelolanya lebih baik lagi, ” pungkas Maddie.

1
3