Share

Gejala Cacar Monyet yang Paling Sering Terjadi, Awalnya Mirip Flu Biasa!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 30 Agustus 2022 13:08 WIB
$detail['images_title']
Gejala cacar monyet (Foto: inst)

MASYARAKAT perlu memahami betul gejala cacar monyet yang paling sering terjadi. Ini penting supaya ketika gejala muncul, bisa segera mendapat pertolongan medis.

Sesuai prinsip pengobatan, semakin cepat penyakit diketahui, maka penyembuhannya pun akan semakin mungkin terjadi. Pada kasus cacar monyet pun begitu.

cacar monyet

Lantas, apa gejala cacar monyet yang paling sering terjadi?

Dijelaskan Ahli Kesehatan Prof Zubairi Djoerban, cacar monyet itu punya perjalanan gejala klinis yang bertahap. Dimulai dengan gejala awal, gejala lebih lanjut, maupun gejala komplikasi.

"Pada gejala awal, cacar monyet itu mirip dengan flu biasanya," kata Prof Beri, sapaan akrabnya, saat diwawancarai di Gedung Dr. R. Soeharto, Jakarta, Selasa (30/8/2022).

Gejala awal tersebut meliputi:

1. Demam

2. Batuk

3. Pilek

4. Bersin

5. Sakit kepala

6. Mual

Dari gejala tersebut, berkembang menjadi gejala lebih lanjut yang ditandai dengan munculnya ruam atau merah-merah di kulit wajah. Setelah itu, baru berkembang menjadi lesi atau lepuh di kulit wajah.

"Ya, lesi atau lepuh cacar pertama kali muncul di wajah, baru kemudian menyebar di seluruh tubuh lainnya," tambah Prof Beri.

Follow Berita Okezone di Google News

Berbarengan dengan munculnya lesi, terjadi pembengkakan kelenjar getah bening, bisa terjadi di belakang telinga ataupun di ketiak. "Diperlukan pemeriksaan untuk mencari lokasi pembengkakan terjadi," sambungnya.

Gejala ini bisa bertahan selama kurang lebih 21 hari sampai akhirnya lesi terkelupas dan kulit baru terbentuk di area munculnya lesi tersebut.

Prof Beri menyarankan agar segera datangi fasilitas pelayanan kesehatan jika ditemukan gejala-gejala mengarah ke cacar monyet. Tes PCR Monkeypox mungkin akan dilakukan jika gejala sudah sampai ke tahapan munculnya lesi kulit dengan pembengkakan kelenjar getah bening.

1
2